Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Pengetahuan Tentang Hewan Amfibi

Sumber: Ensiklopedia Sains Seri Pustaka Hewan Liar
Katak Istilah amfibi berarti hidup di dua alam. Karena sebagian besar amfibi hidup di darat dan berkembang biak di air. Kebanyakan dari 5.000 spesies amfibi ketika kecil hidup di air dan bernafas dengan insang seperti ikan. Setelah tumbuh dewasa sebagian besar amfibi menghabiskan lebih banyak waktu di darat, kehilangan insangnya dan kemudian bernafas dengan paru-paru. Proses perubahan tubuh amfibi disebut metamorphosis. Amfibi berkembang dari telur, kemudian menjadi larva atau berudu, dan kemudian tumbuh dewasa. Tiga kelompok besar amfibi adalah kodok dan katak, kadal air dan salamander, dan kelompok paling kecil, yang disebut sesilia, yaitu makhluk berbentuk seperti cacing.

Fakta Tentang Amfibi

  • Katak terbang memiliki kaki besar dengan jari kaki berselaput yang dapat mengembang seperti parasut digunakan untuk meluncur.
  • Kodok betina suriname membawa telurnya dalam kantung kulit di punggungnya
  • Katak atau kodok terbesar adalah katak goliath dari Afrika Barat yang ukurannya hampir sebesar bola kaki.
  • Jenis salamander, aksolotel yang langka, hidup di danau-danau di Meksiko. Aksolotel tetap berbentuk larva dan bernafas dengan insang selama hidupnya. Meskipun demikian organ reproduksinya tetap berkembang, jadi akolotel dapat berkembang biak meskipun terlihat belum dewasa.
  • Amfibi adalah hewan berdarah dingin dan di daerah beriklim dingin yang panjang, mereka bertahan hidup dengan cara berdiam diri yang disebut torpor. Katak pengintip musim semi dari Amerika Utara dapat membeku selama beberapa minggu, kemudian dapat mencair tanpa terluka karena mereka memiliki zat anti beku alami yang terkandung dalam darah dan cairan tubuh lainnya.


  • Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

    Katak dan Kodok

    Katak
    Beberapa katak dan kodok memiliki kulit yang berbau menyengat atau memiliki cairan beracun, sehingga pemangsa, seperti ular dan laba-laba biasanya menjauhi mereka. Pemangsa memiliki ketahanan terhadap racun kulit katak yang lemah, sehingga kulit katak telah berevolusi untuk menghasilkan racun yang lebih kuat. Kodok biasanya lebih besar daripada katak, memiliki kulit lebih kasar dan lebih sering merangkak daripada melompat.
  • Warna tubuh katak beracun memperingatkan pemangsa bahwa kulitnya mengandung racun.
  • Salamander

    Salamander raksasa adalah amfibi terbesar. Beberapa spesies memiliki ukuran yang luar biasa: salamander raksasa Jepang dapat mencapai 1,4 meter, salamander Cina dapat mencapai 1,5 meter. Seperti halnya kadal air, salamander masih mempunyai ekor sampai saat dia dewasa. Salamander memiliki gigitan yang kuat dan memangsa hewan air bercangkang, ikan air tawar, cacing dan serangga.

    Kadal Air

    Kadal air jenis salamander yang lebih suka tinggal di air dalam waktu yang cukup lama, meskipun ketika dewasa mereka menghirup udara. Seperti salamander, kadal air tidak perlu sering makan karena mereka tidak menghabiskan banyak energi. Namun, seperti semua amfibi, kadal air mencari mangsa dengan menjulurkan lidahnya yang pandang untuk menangkap mangsa, seperti cacing, siput tanpa cangkang, siput, uret, lalat, dan serangga serta ikan kecil.

  • Kadal air dari timur berwarna merah, oranye, atau coklat dengan bintik-bintik hitam. Kadal air hidup di darat selama lebih dari 4 tahun sejak awal hidupnya, setelah itu kembali ke air untuk tumbuh dewasa.

  • Siklus Kehidupan

    Siklus kehidupan katak di mulai ketika katak betina menghasilan gumpalan telur yang dilindungi oleh gel (yang disebut spawn) di air tawar. Telur ini kemudian dibuahi oleh sperma katak jantan. Kemudian telur menetas menjadi larva atau berudu. Berudu mempunyai insang dan ekor panjang tetapi tidak mempunyai kaki, dan memakan tumbuhan air. Perlahan-lahan mereka bermetamorfosis menjadi dewasa. Kakinya tumbuh, ekornya hilang dan paru-parunya terbentuknya untuk menghirup udara.

  • Siklus kehidupan katak sama dengan siklus kehidupan kodok dan kadal air. Katak bertelur dalam bentuk gumpalan, kodok bertelur dalam untaian telur yang panjang atau berbentuk seperti kalung, kadal air bertelur satu persatu.

  • Amfibi seperti Cacing

    Seselia, juga dikenal dengan nama gimnofion, pada umumnya hidup di daerah tropis yang lembab di antara tanah dan daun di dasar hutan, atau di kolam, dan rawa. Mereka tidak memiliki kaki, mempunyai mata yang sangat kecil, dan mirip dengan cacing tanah, dapat tumbuh mencapai panjang 60 cm. seperti amfibi yang lain, mereka dalah hewan pemangsa dan pemangsa hewan-hewan tanah, termasuk cacing tanah.

  • Seselia menyusun dengan kuat ke dalam tanah, mendorong tanah dengan moncongnya yang besar.

  • Diperbaharui: 03 December 2017 21:21:12.

    loading...

    loading...
    Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


    Bisnis Siap Madan
    bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
    Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
    ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
    Puisi Berbahasa Indonesia
    puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
    Puisi Berbahasa Bali
    Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
    Karya Sketsa
    sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
    Kalender

    INPORMASI PENTING

    loading...

    Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

    Ilmu Agama Hindu

    - Doa Sehari-hari
    - Memulai beraktivitas 1
    - Memulai beraktivitas 2
    - Di tempat tertentu
    - Gagelaran Balian
    - Kakambuh Rare
    - Pamegat Sot
    - Mantra bebantenan
    - Mantra Pemangku
    - Sejarah Pr Besakih
    - Kahyangan Jagat
    - Pura Padharman
    - Pura Dadya di Besakih
    - pengertian Kamulan
    - Fungsi s.kamulan
    - Jenis2 s. kamulan
    - Cara Mendirikan kamulan
    - Nuntun Dewa Pitara
    - Piodalan di s.kamulan
    - Soroh Sesayut/Tebasan
    - Banten Pamelaspas
    - Banten Kasanga
    - Banten Galungan
    - Banten Saraswati
    - Banten Pawintenan
    - Banten Pacaruan
    - Mantra bebantenan
    + Materi Kelas II
    + Materi Kelas III
    + Materi Kelas IV
    + Materi Kelas V
    + Materi Kelas VI
    - Sikap Sembahyang Hindu
    - Kodefikasi Weda
    - Serba-serbi Padewasan
    - Tentang Rerainan Bali
    - Tata cara Pengabenan
    - Jenis2 Perkawinan Bali
    - Upacara Potong gigi
    - Dharmagita

    Primbon Bali
    - Menurut Pranatamongso
    - Menurut zodiak
    - Menurut shio
    - Menurut Wuku
    - Menurut Lintang
    - Tentang Carcan soca

    Info Kesehatan
    - Jenis-jenis Narkoba
    - Ciri-ciri Pecandu
    - Cara Cegah Narkoba
    - :: P 3 k ::
    - Khasiat Tanaman Obat
    - Berat,kebutuhan Kalori
    - Kalender Masa Subur
    - Bahaya Sakit Perut
    - Awas Bahaya Plastik

    Yuk Sastra
    - Chairil Anwar
    - Sanusi Pane
    - Amir Hamzah
    - Kiat Menulis Cerpen
    - Contoh Puisi Anak sd
    - Contoh Pidato Perpisahan

    Ilmu Pertanian
    - Cara Stek
    - Cara Merunduk
    - Cara Okulasi
    - Cara Menyambung
    - Cara Mencangkok
    - Cepat Tumbuh Akar
    - Kegagalan Mencangkok
    - Insektisida/Pupuk Organik

    Pengetahuan Umum
    - Apakah Mamalia itu?
    - Tentang Burung
    - Tentang Reptilia
    - Tentang Amfibi
    - Tentang Ikan
    - Tentang Serangga
    - Berkaki Delapan
    - Hewan Bercangkang
    - Moluska dan Cacing
    - Ibukota Negara2 Asia
    - Ibukota Negara2 Afrika
    - Ibukota Negara2 Eropa
    - Ibukota di Amerika & Oceania
    - Air Terjun Tertinggi
    - Danau Terbesar di Dunia
    - Laut Terluas Di Dunia
    - Sungai Jembatan
    - Gunung Tertinggi di Dunia
    - Gurun Terluas di Dunia
    - Tanggap G.Meletus
    - Tanggap Gempa
    - Tanggap Tsunami
    - Sejarah G.P.Indonesia
    - Lambang G. Pramuka
    - Organisasi Gudep
    - Pramuka Siaga
    - Pramuka Penggalang
    - Pramuka Penegak
    - Pramuka Pandega
    - SAKA
    - Tahukah Kamu
    - Matauang di Dunia
    - Nama-nama Penemu
    - Induk Organisasi Olahraga
    - Terpanas Di Bumi
    - Rumus Kadar Emas
    - Peringatan hari penting
    - Seri nomor Kendaraan
    - Gunung2 di Indonesia
    - Laut dan Selat di Indonesia
    - Sungai Besar di Indonesia
    - Danau2 di Indonesia
    - Kenapa Terjadi Petir?
    - Serba-serbi Manusia
    - Kamus Sain SD

    Lain-lain
    - Silabus
    - Rpp
    - Administrasi Guru
    - Permainan
    - Karawitan/Gambelan
    - Bali Tempoe doeloe
    - Genjek Perpisahan
    + Indik Aksara
    + Indik Kruna
    + Indik Lengkara
    + Indik Paribasa Bali
    + Indik Pangater
    + Indik Seselan
    + Indik Pangiring
    + Indik Anusuara
    - Anting Gunung

    Ruang Pembaca