Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Hewan Berkaki Delapan

Sumber: Ensiklopedia Sains Seri Pustaka Hewan Liar

LEBIH DARI DELAPAN KAKI

Arthopoda meliputi serangga, milipoda (memiliki empat kaki pada bagian tubuh atau ruasnya), sentipoda (memiliki dua kaki per ruas), dan kelompok besar lainnya-araknida, yang memiliki dua ruas tubuh utama dan delapan kaki. Yang termasuk araknida adalah laba-laba, kalajengking, yang hidup di darat, dan saudaranya yang kecil, tungau dan caplak, dikenal sebagai kalajengking palsu yang hidup di air.

Fakta Tentang Kaki Seribu

  • Ada lebih dari 60.000 jenis araknida, yang hidup di semua habitat darat dan beberapa di air tawar, tetapi tidak ada yang hidup di laut.
  • Kelompok sentipoda, chilopoda, memiliki 3.000 spesies.
  • Ada lebih dari 10.000 jenis milipoda, diplopoda.
  • Sentipoda dan Milipoda

    'Sentipoda' berarti '100 kaki' tetapi sebagian besar sentipoda (kelabang) memiliki sampai 60 kaki. Pada umumnya sentipoda hidup di hutan hujan tropis dan merupakan hewan pemangsa yang bergerak cepat di malam hari, menusuk dan meracuni mangsanya dengan sepasang kaki depannya yang berbentuk seperti taring. Spesies terbesar hewan ini dapat mencapai panjang 30 cm dan gigitannya dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa pada manusia. Beberapa milipoda (lipan) hanya memiliki 24 kaki, sedangkan yang lain memiliki 700 kaki,namun tidak ada satu pun yang dapat bergerak cepat. Tubuh milipoda dilindungi oleh kulit tubuh yang keras dan bau menyengat atau cairan beracun yang keluar dari lubang di sepanjang tubuhnya.
  • Sebagian besar milipoda makan daun-daunan busuk dan potongan tanaman tua pada malam hari.


  • Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

    Tungau dan Caplak

    Tungau berukuran sangat kecil, memiliki 8 kaki, berkerabat dekat dengan laba-laba. Ukuran mereka kebanyakan lebih kecil dari huruf 'o' dan hidup di tanah. Segenggam tanah dari hutan mungkin terdapat lebih dari 1.000 tungau. Jenis yang lain merupakan hewan parasit pada hewan yang lebih besar, menghisap darah atau menggigit kulit, rambut atau bulu mereka. Caplak juga merupakan parasit penghisap darah yang hidup di beberapa hewan, dari kambing sampai kucing dan bahkan kadang-kadang pada manusia.

    Anyaman Sutra

    Laba-laba memiliki delapan kaki, sepasang alat yang seperti indra peraba di atas kepalanya, dan bagian mulut yang tajam kelisera yang menusukkan racun pada mangsanya. Semua laba-laba adalah pemburu dan memintal sutra yang dihasilkan oleh bagian seperti jari-jari di tubuh bagian belakang yang disebut jaringan pemintal,namun tidak semua laba-laba membuat jaring. Sutra laba-laba juga berfungsi untuk menjerat mangsa, untuk menghubungkan antara jaringan penjerat dan sarang laba-laba lain yang berupa lubang, sebagai tali hidup untuk berpengangan ketika terjatuh, dan oleh laba-laba betina digunakan untuk melindungi telurnya.
  • Jika laba-laba pemintal telah selesai makan, dia akan membungkus mangsanya dengan benang sutra dan siap untuk dimakan nanti.
  • Laba-laba terbesar

    Laba-laba Ukuran
    Laba-laba pemakan burung Amerika Selatan
    Laba-laba pelari Amerika Tengah
    Laba-laba herkules Afrika
    Laba-laba cardinal
    28 cm
    25 cm
    20 cm
    14 cm

    Laba-laba

    Laba-laba terbesar, seperti tarantula, goliah, dan laba-laba pemangsa burung sebagian besar berasal dari daerah tropis, masing-masing berukuran cukup besar untuk untuk menutupi halaman ini. Mereka menggigit dengan taringnya yang besar, melumpuhkan mangsa berupa mamalia kecil, seperti tikus dan anak burung. Mereka sangat kuat sehingga tidak memerlukan racun yang mematikan. Jenis laba-laba yang lebih kecil, seperti black windows merupakan laba-laba yang jauh lebih beracun, dan gigitannya dapat berakibat fatal bagi manusia.
    Tarantula betina melindungi telurnya, yang ditutupi oleh kepompong sutra.

    Kalajengking

    Seperti laba-laba, kalajengking memiliki empat pasang kaki. Mereka juga memiliki bagian mulut yang dapat menggigit dan mengunyah dengan kuat kelisera dan sepasang penjepit seperti kepiting besar yang disebut pedipalpus. Beberapa kalajengking memiliki sengatan racun yang kuat pada ekornya, yang biasanya mereka gunakan untuk mempertahankan diri. Sebagian besar kalajengking hidup di daerah panas dan memburu tempayak, serangga, cacing dan makhluk hidup lainnya.

    Kalajengking sering menggunakan penjepitnya untuk menangkap mangsa atau bertarung dengan kalajengking lain pada saat musim kawin.


    Diperbaharui: 03 December 2017 21:15:57.

    loading...

    loading...
    Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


    Bisnis Siap Madan
    bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
    Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
    ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
    Puisi Berbahasa Indonesia
    puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
    Puisi Berbahasa Bali
    Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
    Karya Sketsa
    sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
    Kalender

    INPORMASI PENTING

    loading...

    Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

    Ilmu Agama Hindu

    - Doa Sehari-hari
    - Memulai beraktivitas 1
    - Memulai beraktivitas 2
    - Di tempat tertentu
    - Gagelaran Balian
    - Kakambuh Rare
    - Pamegat Sot
    - Mantra bebantenan
    - Mantra Pemangku
    - Sejarah Pr Besakih
    - Kahyangan Jagat
    - Pura Padharman
    - Pura Dadya di Besakih
    - pengertian Kamulan
    - Fungsi s.kamulan
    - Jenis2 s. kamulan
    - Cara Mendirikan kamulan
    - Nuntun Dewa Pitara
    - Piodalan di s.kamulan
    - Soroh Sesayut/Tebasan
    - Banten Pamelaspas
    - Banten Kasanga
    - Banten Galungan
    - Banten Saraswati
    - Banten Pawintenan
    - Banten Pacaruan
    - Mantra bebantenan
    + Materi Kelas II
    + Materi Kelas III
    + Materi Kelas IV
    + Materi Kelas V
    + Materi Kelas VI
    - Sikap Sembahyang Hindu
    - Kodefikasi Weda
    - Serba-serbi Padewasan
    - Tentang Rerainan Bali
    - Tata cara Pengabenan
    - Jenis2 Perkawinan Bali
    - Upacara Potong gigi
    - Dharmagita

    Primbon Bali
    - Menurut Pranatamongso
    - Menurut zodiak
    - Menurut shio
    - Menurut Wuku
    - Menurut Lintang
    - Tentang Carcan soca

    Info Kesehatan
    - Jenis-jenis Narkoba
    - Ciri-ciri Pecandu
    - Cara Cegah Narkoba
    - :: P 3 k ::
    - Khasiat Tanaman Obat
    - Berat,kebutuhan Kalori
    - Kalender Masa Subur
    - Bahaya Sakit Perut
    - Awas Bahaya Plastik

    Yuk Sastra
    - Chairil Anwar
    - Sanusi Pane
    - Amir Hamzah
    - Kiat Menulis Cerpen
    - Contoh Puisi Anak sd
    - Contoh Pidato Perpisahan

    Ilmu Pertanian
    - Cara Stek
    - Cara Merunduk
    - Cara Okulasi
    - Cara Menyambung
    - Cara Mencangkok
    - Cepat Tumbuh Akar
    - Kegagalan Mencangkok
    - Insektisida/Pupuk Organik

    Pengetahuan Umum
    - Apakah Mamalia itu?
    - Tentang Burung
    - Tentang Reptilia
    - Tentang Amfibi
    - Tentang Ikan
    - Tentang Serangga
    - Berkaki Delapan
    - Hewan Bercangkang
    - Moluska dan Cacing
    - Ibukota Negara2 Asia
    - Ibukota Negara2 Afrika
    - Ibukota Negara2 Eropa
    - Ibukota di Amerika & Oceania
    - Air Terjun Tertinggi
    - Danau Terbesar di Dunia
    - Laut Terluas Di Dunia
    - Sungai Jembatan
    - Gunung Tertinggi di Dunia
    - Gurun Terluas di Dunia
    - Tanggap G.Meletus
    - Tanggap Gempa
    - Tanggap Tsunami
    - Sejarah G.P.Indonesia
    - Lambang G. Pramuka
    - Organisasi Gudep
    - Pramuka Siaga
    - Pramuka Penggalang
    - Pramuka Penegak
    - Pramuka Pandega
    - SAKA
    - Tahukah Kamu
    - Matauang di Dunia
    - Nama-nama Penemu
    - Induk Organisasi Olahraga
    - Terpanas Di Bumi
    - Rumus Kadar Emas
    - Peringatan hari penting
    - Seri nomor Kendaraan
    - Gunung2 di Indonesia
    - Laut dan Selat di Indonesia
    - Sungai Besar di Indonesia
    - Danau2 di Indonesia
    - Kenapa Terjadi Petir?
    - Serba-serbi Manusia
    - Kamus Sain SD

    Lain-lain
    - Silabus
    - Rpp
    - Administrasi Guru
    - Permainan
    - Karawitan/Gambelan
    - Bali Tempoe doeloe
    - Genjek Perpisahan
    + Indik Aksara
    + Indik Kruna
    + Indik Lengkara
    + Indik Paribasa Bali
    + Indik Pangater
    + Indik Seselan
    + Indik Pangiring
    + Indik Anusuara
    - Anting Gunung

    Ruang Pembaca