Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Dharmagita

Dari berbagai sumber

Pengertian

Secara etimologi Dharma Gita berasal dari dua kata,yaitu: Kata dharma yang artinya; Agama, kebenaran yang abadi (bersumber pada veda yang meliputi: tattwa, susila, upacara). Gita artinya nyanyian , lagu suci kerohanian yang luhur. Jadi dharma gita adalah nyanyian suci, yang didalamnya terkandung ajaran keagamaan.

Jenis-jenis Dharmagita

SEKAR RARE

Sekar rare ini biasanya dinyanyikan disaat mengasuh bayi atau balita. Agar tidak rewel. Atau bisa juga merupakan nyanyian untuk menidurkan si kecil. Atau nyanyian yang dipergunakan dalam mengiringi permainan rakyat. Nyanyian anak-anak ini tidak terikat oleh Padalingsa, ataupun Guru Lagu.

Contohnya:
Putri Cening Ayu (Karya NN )

Putri cening ayu
Ngijeng cening jumah
Meme luas malu
Kapeken mablanja
Apang ada darang nasi
Juru Pencar (Karya NN )

Juru pencar juru pencar
Mai jalan mencar ngejuk be
Be gede-gede be gede-gede
Di sawane ajaka liu.
Semut-semut Api (Karya NN )

Semut-semut api kija ambain mulih
Tembok bolong saling atat saling pentil
Katipat ane pasil
Ebene dongkang kipa
Enggok-enggok cunguh besil
Meong-meong (Karya NN )

Meong meong alih je bikule
Bikul gede-gede
Buin mokoh-mokoh
Kereng pesan ngarusuhin
Juk meng juk kul juk meng juk kul


Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

2. SEKAR ALIT

Jumlah baris syair dalam sekar alit bersifat baku,disesuaikan dengan jenis pupuhnya.Sekar alit juga diikat oleh pada lingsa (jumlah suku kata serta rima dalam suatu baris syair)Sekar Alit disebut juga geguritan: berupa pupuh/ tembang macapat yang isinya adalah ajaran agama.

Macam-macam pupuh sekar alit:
a. Sinom
Pupuh Sinom terdiri dari 10 baris. Baris pertama pada lingsanya 8a ( 8 suku kata berakhir vokal a).Baris ke dua pada lingsanya 8i,baris ke tiga pada lingsanya 8a, baris ke empat pada lingsanya 8i, baris ke lima pada lingsanya 8i, baris ke enam pada lingsanya 8u, baris ke tujuh pada lingsanya 8a, baris ke delapan 8i,baris ke sembilan pada lingsanya 4u, baris ke sepuluh pada lingsanya 8a.

b. Ginanti
Pupuh Ginanti terdiri dari 6 baris. Baris pertama pada lingsanya 8u ( 8 suku kata berakhir vokal u).Baris ke dua pada lingsanya 8i,baris ke tiga pada lingsanya 8a, baris ke empat pada lingsanya 8i, baris ke lima pada lingsanya 8a, baris ke enam pada lingsanya 8i.

c. Semarandhana
d. Durma
Pupuh Durma terdiri dari 7 baris. Baris pertama pada lingsanya 12a ( 12 suku kata berakhir vokal a).Baris ke dua pada lingsanya 7i,baris ke tiga pada lingsanya 6a, baris ke empat pada lingsanya 5a, baris ke lima pada lingsanya 8i, baris ke enam pada lingsanya 4a , baris ke tujuh pada lingsanya 7i.

e. Pucung
Pupuh Pucung terdiri dari 6 baris. Baris pertama pada lingsanya 4u ( 4 suku kata berakhir vokal u).Baris ke dua pada lingsanya 8u,baris ke tiga pada lingsanya 6a, baris ke empat pada lingsanya 8i, baris ke lima pada lingsanya 4u, baris ke enam pada lingsanya 8a.

f. Dandang gula
g. Pangkur
Pupuh Pangkur terdiri dari 7 baris. Baris pertama pada lingsanya 8a ( 8 suku kata berakhir vokal a).Baris ke dua pada lingsanya 11i,baris ke tiga pada lingsanya 8u, baris ke empat pada lingsanya 8a, baris ke lima pada lingsanya 12u, baris ke enam pada lingsanya 8a, baris ke tujuh pada lingsanya 8i.

h. Maskumambang
Pupuh Maskumambang terdiri dari 4 baris. Baris pertama pada lingsanya 12i ( 12 suku kata berakhir vokal i).Baris ke dua pada lingsanya 6a,baris ke tiga pada lingsanya 8u, baris ke empat pada lingsanya 8a.

i. Ginada
Pupuh Ginada terdiri dari 7 baris. Baris pertama pada lingsanya 8a ( 8 suku kata berakhir vokal a).Baris ke dua pada lingsanya 8i,baris ke tiga pada lingsanya 8a, baris ke empat pada lingsanya 8u, baris ke lima pada lingsanya 8a, baris ke enam pada lingsanya 4i, baris ke tujuh pada lingsanya 8a.

j. Mijil
Pupuh Mijil terdiri dari 6 baris. Baris pertama pada lingsanya 10i ( 10 suku kata berakhir vokal i).Baris ke dua pada lingsanya 6o,baris ke tiga pada lingsanya 10e, baris ke empat pada lingsanya 10i, baris ke lima pada lingsanya 6i, baris ke enam pada lingsanya 6u.

Pupuh Sinom
Panca Saradha (Karya NN )
1. Pa-ku-kuh da-sar a-ga-ma (8a)
2. Pan-ca sa-ra-dha ka-da-nin (8i)
3. Sa-ne la-li-ma pu-ni-ka (8a)
4. Brah-ma sa-ne ka-ping si-ki (8i)
5. At-ma sa-ne ka-ping ka-lih (8i)
6. Kar-ma ka-ping te-lu mung-guh (8u)
7. Sam-sa-ra-ne ka-ping em-pat (8a)
8. Mok-sa ka-ping li-ma sa-mi (8i)
9. Buat sa-su-duk (4u)
10. Ba-pa ja-ni ma-ra ta-tas (8a)
Pupuh Ginanti
Pitutur Guru (Karya NN )
1. Sa-king tu-hu ma-nah gu-ru (8u)
2. Mi-tu-tu-rin ce-ning ja-ni (8i)
3. Ka-wru-he lu-wir san-ja-ta (8a)
4. Ne da-di pra-bo-tang sa-i (8i)
5. Ka-ang-gen nga-ru-ruh mer-ta (8a)
6. sa-e-nun ce-ni-nge u-rip (8i)
Pupuh Durma
Durma (Karya NN )
1. Ca-i dur-ma pia-nak ba-pa pa-ling wa-yah (12a)
2. Tum-bu-he ka-sih a-sih (7i)
3. Ka-ting-ga-lan bi-ang (6a)
4. Jumah cening apang me-lah (5a)
5. Ba-pa lu-as na-ngun ker-ti (8i)
6. Ka-gu-nung alas (4a)
7. I-de-pang ba-pa ma-ti (7i)
Pupuh Pucung
Bibi Anu (Karya NN )
1. Bi-bi a-nu (4u)
2. La-mun pa-yu lu-as man-dus (8u)
3. An-te-nge te-ke-kang (6a)
4. Yat-na-in nga-ba ma-sui (8i)
5. Ti-uk pun-tul (4u)
6. Ba-wang ang-gon pa-si-ke-pan (8a)
Pupuh Pangkur
I Buaya Masolah (Karya NN )
1. Pan su-ka mung-guh ring gi-ta (8a)
2. Ka-la ling-sir bu-dal ngung-si ne-ga-ri (11i)
3. Sar-wi mak-ta re-bab gam-buh (8u)
4. Ring mar-gi-ne pa-nes pi-san (8a)
5. Lang-kung a-rang ta-ru-ne sa-ne ka-du-lu (12u)
6. Pa-mar-gin-nya sam-pun jam-bat (8a)
7. Le-sun-nya ne tan si-ni-pi (8i)
Pupuh Maskumambang
1. Mas-ku-mam-bang ta-luh dong-kang da-di becing (12i)
2. Te-me-lu-ke ko-cap (6a)
3. Da-di le-gu-ne ma-ta-luh (8u)
4. Bo-bo-re da-di a-nyu-ngah (8a)

Pupuh Ginada
Eda Ngaden Awak Bisa (Karya NN )
1. E-da nga-den a-wak bi-sa (8a)
2. De-pang a-nak-ke nga-da-nin (8i)
3. Ge-gi-na-ne bu-ka nyam-pat (8a)
4. A-nak sa-i tum-buh lu-hu (8u)
5. I-lang Lu-hu e-buk ka-tah (8a)
6. Wya-din ri-rih (4i)
7. Li-yu e-nu pa-pla-ja-han (8a)
Pupuh Mijil
Dadong Dauh (Karya NN )
1. Da-dong da-uh nge-lah si-ap pu-tih (10i)
2. Ba ma-ta-luh re-ko (6o)
3. Mi-nab a-da li-mo-las ta-luh-ne (10e)
4. Na-nging la-cur a-da nak ne-pu-kin (10i)
5. A-nak ce-rik-ce-rik (6i)
6. Li-wat ru-sit i-pun (6u)

3. SEKAR MADYA

Disebut sekar madya karena merupakan peralihan antara sekar alit dan sekar agung,Sekar alit menonjolkan keindahan nada sedangkan sekar agung menekankan isi (tattwa agama) sedangkan sekar madya diantaranya.sekar madya ini juga terikat oleh pada lingsa dan guru lagu.

Macam-macam kidung sekar madya:

a. Kidung dewa yadnya
b. Kidung butha yadnya
c. Kidung manusa yadnya
d. Kidung pitra yadnaya
e. Kidung rsi yadnya

Contoh kidung Dewa Yadnya

Kawitan Wargasari

Purwakaning (Karya NN )

Purwakaning angripta rum
Ning wana wukir
Kahadang labuh kartika
Panedengin sari
Pngayom tanggluli ketur
Angringring jangga mure.

Pupuh Wargasari

Ida Ratu Saking Luhur (Karya NN )

Ida Ratu sakeng luhur
Kahula nunas lugrane
Mangda sampun titiang tandruh
Mengayat Bhatara mangkin
Titiang ngaturang pejati
Banten suci lan daksina
Sami sampun puput
Pretingkahing saji.

Contoh kidung Bhuta Yadnya

Pupuh Jerum/rikala mecaru (Karya NN )

Tangeh anamun turida
Salimur tan kasalimur
Pakerti abayeng dangu
Tumuwuh anadi wong
Rasa tan kadi ageman
Marmanira misreng kidung
Tan anutin pupuh basa
Pina ewa de sang wiku

Contoh kidung Manusa Yadnya (rikala mapetik)

Kidung malat rasmi bawak (Karya NN )

Asahur sembah sira panji
Sama lungguhing patani
Danta nawun mahisa
Wangkawa kinen angambil gunting

Contoh kidung Pitra Yadnya

Rikala kasetra/wirama Indrawangsa/Swandewi (Karya NN )

Mamwit narendratmaja
Ring tapowana manganjali
Ryyagraningindra Parwata
Tan wismreti sangka nikang
Hayun teka
Swabhawa sang sajjanarakwa
Mangkana

Contoh kidung Rsi Yadnya

Kidung Tantri tatkala padiksaan/mawinten (Karya NN )

Aswa memurihang bukti
Away gila pamyakteng suci
Campur samya jnanaputusing
Sarwa budhi yan ring Siwa
Suda sri danta padan ipune
Ringring ayu pantan rwa
Sang hredi tri aksara
Temah ongkara tri kona
Ri wekasing tuduh


4. SEKAR AGUNG

Biasanya sekar agung memuat cerita kepahlawana ("Wira carita"). Sekar agung sesuai istilahnya adalah yang paling agung atau luhur. Karena paling sarat dengan muatan agama yang bersumber dari veda. Sekar agung ini sangat lekat dengan pakem yaitu mesti mengikuti "Guru lagu".

Yang termasuk sekar agung adalah:
1.Palawakya, seperti pembaca sloka sarasamuccaya
2.Kekawin, seperti Ramayana, Bharatayudha, Arjuna wiwaha, Lubdaka,Semaradhana

Adapun pujangga yang menciptakan karya-karya diatas adalah sebagai berikut:
1. Kekawin Ramayana karya Mpu Yogi Swara
2. Bharata yudha karya Mpu Sedah & Empu Panuluh
3. Arjuna Wiwaha karya Empu Kanwa
4. Lubdhaka karya Empu Tanakung
5. Semaradhana karya Empu Darmaja


Fungsi Dharmagita

1. Untuk memuja Ida Sanghyang Widhi
2. Sebagai media memasyarakatkan ajaran agama
3. Untuk memotivasi umat mencintai agamanya

Tujuan Dharmagita

1. Untuk memasyarakatkan ajaran agama lewat media seni suara
2. Untuk memberi sentuhan rasa ksucian & kekhusukan dalam pelaksanaan upacara agama
3. Untuk memberi dorongan kepada kita agar menghargai karya seni dan lebih mencintai kebudayaan warisan leluhur berupa seni surara.

Materi Dharmagita

Dharma gita diabadikan kepada keagungan agama ,materinya bersumber pada kitab suci veda. Dharma gita merupakan hasil karya yang sangat luhur,oleh kerena itu selalu sesuai dengan jaman.

Bahasa

1. Bahasa sansekerta (palawakya)
2. Bahasa jawa kuno ( kekawin )
3. Bahasa daerah setempat /bali (sekar alit)
4. Bahasa indonesia
Diperbaharui: 03 December 2017 22:34:00.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca