Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Pelajaran IPA Untuk Kelas 3 Sekolah Dasar (SD)

Diambil dari Buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kls III (BSE)

BAB I
CIRI-CIRI DAN KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP

A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ciri-ciri tersebut antara lain, perlu makan, dapat bergerak, dapat tumbuh, mempunyai keturunan, dan bernapas.

1. Makhluk Hidup Memerlukan Makanan

Untuk kelangsungan hidupnya, makhluk hidup memerlukan makanan yang cukup. Melalui makanan, makhluk hidup memperoleh tenaga. Di samping itu, zat makanan yang telah kita makan digunakan untuk tumbuh, bergerak, dan memperbaiki bagian tubuh yang rusak. Makanan makhluk hidup bermacam-macam. Jenis-jenis makanan bergantung pada jenis makhluk hidup yang memakannya.

Tumbuhan umumnya dapat membuat makanannya sendiri. Makanan tumbuhan berupa karbohidrat. Proses pembuatan makanan oleh tumbuhan dinamakan fotosintesis. Tumbuhan mengubah karbondioksida, air serta zat hara menjadi karbohidrat. Fotosintesis dapat berlangsung dengan bantuan sinar matahari . tumbuhan memperoleh karbondioksida dari udara. Zat hara diperoleh tumbuhan dari dalam tanah. Air diperoleh tumbuhan selain dari udara (dalam bentuk uap air), juga dari dalam tanah, dan dari air hujan.

2. Makhluk Hidup Bergerak Dengan Berbagai Cara

Makhluk hidup umumnya dapat bergerak. Dengan bergerak, maka manusia dan hewan dapat berlari, melompat, berjalan dan sebagainya. Gerakan hewan lebih beragam dibandingkan gerakan manusia dan tumbuhan. Tumbuhan hanya dapat bergerak di tempat dan tidak dapat berpindah tempat. Hewan dapat bergerak dan berpindah tempat. Hewan bergerak, antara lain menggunakan kaki, tangan, perut, sayap, dan sirip. Hal tersebut disesuaikan dengan jenis hewannya.

Bagaimana gerakan yang dilakukan tumbuhan? Jika kita perhatikan, pucuk tumbuhan umumnya akan bergerak menuju ke arah datangnya sinar matahari. Gerakan tersebut bertujuan untuk memperoleh sinar matahari atau untuk melindungi diri. Contoh lainnya, bunga matahari bergerak sesuai dengan arah datangnya sinar matahari. Di pagi hari, bunga matahari menghadap timur. Di tengah hari bunga matahari menghadap ke atas. Di sore hari, bunga matahari menghadap ke barat.



Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

3. Makhluk Hidup Tumbuh

Hewan dan manusia juga melami pertumbuhan. Kamu mengalami pertumbuhan dari mulai bayi sampai menjadi besar seperti sekarang. Tinggi dan besar orang dewasa berbeda dengan tinggi dan besar anak. Kecepatan pertumbuhan makhluk hidup tidak sama. Pada umur tertentu pertumbuhan makhluk hidup akan terhenti. Pada usia sekitar 22 tahun, tinggi badan manusia tidak akan bertambah lagi. Namun ada jenis tumbuhan yang dapat tumbuh walau umurnya telah tua. Tumbuhan itu disebu sequoia raksasa yang terdapat di Amerika Serikat.

4. Makhluk Hidup Mempunyai Keturunan

Tumbuhan, hewan dan manusia selalu ada dan bertambah banyak. Hal itu disebabkan oleh adanya kemampuan makhluk hidup untuk mempunyai keturunan. Dengan menghasilkan keturunan yang sejenis, maka makhluk hidup dapat terus melestarikan jenisnya. Kemampuan makhluk hidup untuk mempunyai keturunan disebut berkembang biak.

Cara perkembangbiakan makhluk hidup bermacam-macam. Manusia berkembang biak secara melahirkan, ayam berkembang biak secara bertelur, kucing berkembang biak secara melahirkan, dan sebagainya. Cara berkembang biak tumbuhan lebih beragam. Ada tumbuhan yang berkembang biak dengan cara setek, misalnya tebu; dengan tunas, misalnya pisang; dengan biji, misalnya jagung dan sebagainya.

5. Makhluk Hidup Bernapas

Bernapas artinya menghirup udara segar dan menghembuskan udara kotor. Udara yang segar baik untuk pernapasan. Mengapa demikian? Sebab udara yang segar banyak mengandung oksigen, misalnya pada saat pagi hari. Sewaktu bernapas, kamu menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida. Dalam tubuh makhluk hidup, oksigen digunakan untuk proses pembakaran makanan. Proses tersebut akan menghasilkan karbondioksida, tenaga, dan uap air. Tenaga inilah yang digunakan untuk bergerak, tumbuh, dan menghasilkan keturunan.

2. Penggolongan Tumbuhan Berdasarkan Bentuk Batang

Batang pada umumnya berdiri teak di atas tanah. Namun, batang ada yang melilit, ada yang merambat, ada juga yang tumbuhnya mendatar di atas tanah. Batang berfungsi sebagai tempat tumbuh tunas, daun, bunga dan buah; serta sebagai pengangkut air dan zat-zat mineral dari akar ke daun. Selain itu, batang pada tumbuhan tertentu juga berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan cadangan. Misalnya, batang tumbuhan tebu. Berdasarkan jenis batangnya tumbuhan dapat digolongkan sebagai berikut :

a. Tumbuhan Berbatang Rumput

Tumbuhan dikatakan berbatang rumput bila batangnya mempunyai ruas-ruas yang nyata dan biasanya berongga. Misalnya : tumbuhan padi dan jagung.

b. Tumbuhan Berbatang Basah

Tumbuhan berbatang basah memiliki batang yang lunak berair. Misalnya tumbuhan bayam dan pacar cina.

c. Tumbuhan Berbatang Kayu

Tumbuhan berbatang kayu memiliki batang yang keras dan berkayu. Misalnya : pohon mangga dan jeruk.

Kebutuhan Makhluk Hidup

Agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka makhluk hidup memerlukan pmenuhan kebutuhan. Misalnya ; hewan memerlukan makanan, air, udara, serta tempat tinggal; tumbuan memerlukan uadara, air, sinar matahari, serta zat-zat mineral; dan sebagainya.

1. Hal-Hal yang Dibutuhkan Hewan

Di sekitar kita hidup beraneka ragam jenis hewan. Masing-masing hewan hidup di tempat yang berbeda. Hewan yang hidup di darat, tempat tinggal dan tempat mencari makanannya di darat. Misalnya : kuda, zebra, kambing, kerabu, ayam, sapi, tikus, kelinci, dan kucing.

Hewan yang hidup di air, tempat tinggal dan tempat mencari makanannya di air. Misalnya : udang, paus, ikan tuna, dan ikan bandeng. Sementara itu hewan yang hidup di darat dan air, tempat tinggal dan tempat mencari makanannya dapat di darat dan dapat juga di air. Misalnya : katak, kura-kura dan buaya.

Hewan juga memerlukan udara, sinar matahari, dan air. Air sangat penting bagi seluruh makhluk hidup di dunia. Hewan membutuhkan air untuk di minum dan kebutuhan lainnya. Udara digunakan untuk bernapas, sedangkan sinar matahari digunakan sebagai sumber energi dan tenaga.

2. Hal-Hal yang Dibutuhkan Tumbuhan

Udara, air, sinar matahari dan zat-zat hara sangat penting bagi tumbuhan. Udara yang mengandung karbon dioksida diserap oleh tumbuhan melalui daun pada saat siang hari. Air yang mengandung zat-zat hara diambil dari dalam tanah oleh akar.

Di dalam daun, karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari akan diubah menjadi makanan mlalui proses fotosintesis. Makanan tersebut dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk tumbuh atau disimpan sebagai makanan cadangan. Misalnya : menjadi buah pada tumbuhan mangga atau umbi pada tumbuhan singkong.

Pupuk bagi tumbuhan juga berfungsi sebagai sumber zat-zat hara. Agar tanah tetap kaya dengan zat hara, maka tanah perlu di pupuk.

Akibat yang Terjadi Bila Kebutuhan Makhluk Hidup Tidak Terpenuhi

Udara, air, sinar matahari, makanan, dan tempat tinggal merupakan contoh-contoh kebutuhan makhluk hidup.

1. Udara

Di dalam udara terkandung bermacam-macam gas yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Gas-gas tersebut, antara lain oksigen, karbondioksida, dan nitrogen. Apa yang terjadi bila kebutuhan udara bagi makhluk hidup di bumi tidak terpenuhi? Apabila kebutuhan udara tidak terpenuhi, maka semua makhluk hidup tidak dapat bernapas dan akan mati.

2. Air

Tanpa air, tumbuhan akan layu, bahkan mati. Air juga dibutuhkan hewan untuk kelangsungan hidupnya. Hewan membutuhkan air untuk minum atau sekaligus sebagai tempat hidupnya (khusus hewan air). Bila kekurangana air, hewan akan lemas bahkan mati. Bagi manusia, air dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari, yaitu utuk minum, memasak, dan mandi. Jadi, semua makhluk hidup tidak akan dapat hidup tanpa air.

3. Sinar Matahari

Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi makhluk hidup di bumi. Keberadaan sinar matahari menjadikan bumi kita hangat dan terang benderang. Bagaimana menurutmu bila kebutuhan sinar matahari tidak terpenuhi? Tumbuhan hijau akan mati karena tidak memperoleh energi. Manusia dan hewan juga tidak akan memperoleh energi. Kehidupan di bumi akan musnah karena semuanya mati dan membeku.

4. Makanan (Nutrisi)

Makanan merupakan sumber energi bagi makhluk hidup. Energi tersebut digunakan untuk beraktivitas, mengganti sel-sel tubuh yang rusak, pertumbuhan serta untuk mengatur proses dalam tubuh. Apa yang terjadi bila kebutuhan makanan untuk tubuhmu tidak terpenuhi? Bila kita tidak makan artau kebutuhan makan kita tidak terpenuhi, maka badan akan terasa lemas. Jika terjadi secara terus-menerus, maka pertumbuhan badan kita akan terganggu.

Pemeliharaan Tumbuhan

Tumbuhan harus dipelihara dengan baik. Mengapa demikian? Agar tumbuhan dapat tumbuh subur. Pemeliharaan tumbuhan meliputi beberapa faktor, antara lain, pengairan, pemupukan, pemberantasan hama, dan penyiangan.

1. Pengairan

Air sangat diperlukan untuk pertumbuhkan tanaman. Pengairan atau penyiraman tanaman harus dilakukan dengan teratur agar tanaman dapat tumbuh subur dan tidak layu. Jumlah air yang digunakan untuk menyiram tumbuhan juga harus diperhatikan. Ada tumbuhan yang memerlukan banyak air, namun ada pula yang memerlukan sedikit air.

2. Pemupukan

Tumbuhan memerlukan pupuk yang berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk alami dan pupuk buatan. Pupuk alami berasal dari alam dan tersedia dalam bentuk sisa-sisa bahan organik. Misalnya pupuk kandang dan humus. Sementara itu, pupuk buatan diproduksi di pabrik-pabrik. Misalnya : pupuk TSP, ZA, dan Urea.

3. Pemberantasan Hama

Hama adalah makhluk hidup perusak tumbuhan yang dapat menimbulkan penyakit pada tumbuhan. Serangan hama bisa menyebabkan berkurangnya hasil panen yang kita tanam. Hama yang merusak tumbuhan dapat berupa tikus, tupai, babi hutan, beberapa jenis tertentu, siput (codot (kelelawar kecil), burung pipit, burung gelatik dan sebagainya.

Pemberantasan hama dapat dilakukan dengan cara memusnahkan tumbuhan yang terkena hama, membasminya dengan obat anti hama (pestisida), atau melepaskan hewan predator. Hewan predator adalah hewan tertentu yang memangsa hama tertentu. Contohnya : burung hantu yang memangsa tikus. Cara alami ini paling sedikit efek buruknya.

4. Penyiangan

Penyiangan atau pemberantasan tumbuhan liar (gulma) dilakukan untuk menjaga kelestarian tumbuhan yang ada di sekelilingnya. Gulma yang seriang tumbuh biasanya berupa rumput, semak, alang-alang, dan sebagainya.

BAB II
PERUBAHAN PADA MAKHLUK HIDUP

A. Pertumbuhan Manusia

Semua makhluk hidup di bumi mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan yang terjadi pada suatu makhluk hidup ditandai dengan bertambahnya tinggi, besar dan berat badan. Pertumbuhan manusia dimulai dari sejak dalam kandungan. Setelah lahir, bayi tersebut akan bertambah besar, berat dan tinggi seiring bergantinya hari, bulan dan tahun.

B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan

Agar dapat hidup sehat, makhluk hidup memerlukan pemeliharaan dan perlawanan diri yang baik. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan antara lain makan secara teratur dan melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit. Jenis-jenis makanan apa saja yang diperlukan oleh makhluk hidup? Bagaimana pula cara-cara mencegah serangan penyakit ?

1. Makanan Bergizi dan Seimbang

Untuk mencapai pertumbuhan yang sehat, anak harus mendapatkan makanan yang bergizi seimbang. Selain itu, jumlah makanan yang diberikan harus sesuai dengan usia dan postur tubuhnya.

Makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Zat gizi tersebut terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Makanan tersebut umumnya terdiri atas nasi, lauk-pauk, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Dengan makanan jenis-jenis makanan tersebut, maka kebutuhan tubuh terhadap zat-zat gizi akan terpenuhi. Karena nasi mengandung karbohidrat, lauk pauk mengandung protein dan lemak, sayuran serta buah mengandung vitamin dan mineral.

Makanan yang lengkap kandungan gizinya inilah yang disebut empat sehat. Apabila ditambah dengan susu, maka sempurnalah zat gizinya sehingga disebut empat sehat lima sempurna. Makanan yang kita makan harus beraneka ragam susunannya karena tubuh kita memerlukan banyak zat gizi yang terdapat di dalam berbagai makanan. Hal ini bertujuan untuk menjaga tubuh kita agar tidak kekurangan gizi.

Selain makanan-makanan yang bergizi, kita juga harus makan secara teratur. Keteraturan itu melipuiti keteraturan waktu, keteraturan jumlah, maupun keteraturan tata cara memakannya. Jika kita makan secara teratur, maka kesehatan tubuh kita akan terjaga.

2. Beberapa Contoh Penyakit Akibat Kekurangan Gizi

1. Gondok

Penyakit gondok disebabkan kekurangan mineral yodium. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah adanya pembengkakan di bagian leher. Penyakit ini dapat dicegah dengan memakan makanan yang mengandung yodium. Misalnya makanan yang diberi tambahan garam dapur beryodium.

2. Hemofilia

Penyakit hemofilia disebabkan kekurangan vitamin K. Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Artinya, penyakit ini diwariskan oleh orang tua. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah apabila terjadi luka, darah yang keluar akan sukar membeku. Penyakit hemofilia dapat dicegah dengan banyak makan makanan yang mengandung vitamin K, seperti sayuran.

3. Kwasiorkor (Kekurangan Protein)

Penyakit kwasiorkor disebabkan oleh kekurangan protein secara terus menerus. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah badan sangat kurus dan rambut tumbuh jarang. Penyakit kwasiorkor dapat dicegah dengan memakan makanan yang banyak mengandung protein, antara lain tempe, tahu, kacang merah, ikan, hati dan susu.

4. Rabun Sejna

Penyakit rabun senja disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah penglihatan kabur terutama pada saat sore hari. Penyakit rabun senja dapat dicegah dengan makan makanan yang banyak mengandung vitamin A, antara lain wortel, susu dan hati.

5. Beri-Beri

Penyakit beri-beri disebabkan kekurangan vitamin B. gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah nafsu makan kurang, kesemutan, dan bengkak pada kaki. Penyakit ini dapat dicegah dengan makan makanan yang banyak mengandung vitamin B, antara lain, beras merah dan kacang hijau.

6. Skorbut

Penyakit skorbut disebabkan kekurangan vitamin C. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit ini adalah gusinya berdarah dan terdapat luka di bibir. Penyakit skorbut dapat dicegah dengan memakan makanan yang banyak mengandung vitamin C antara lain tomat, jeruk, nanas dan mangga.

7. Rakitis

Penyakit rakitis disebabkan kekurangan vitamin D. Gejala yang timbul pada orang yang menderita penyakit rakitis adalah kakinya menyerupai huruf O atau X. penyakit ini dapat dicegah dengan makan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan sering berjemur di bawah sinar matahari pagi.

3. Perawatan Kesehatan Manusia

Kesehatan manusia perlu dijaga agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Manusia, terutama anak balita, mudah terserang penyakit. Hal ini terjadi karena sistem pertahanan tubuh anak balita belum bekerja secara sempurna. Sistem pertahanan tubuh berfungsi untuk melawan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Salah satu upaya untuk menjaga agar anak balita tetap sehat adalah membawa anak balita ke balai-balai pengobatan. Balai pengobatan yang dapat di tuju, antara lain : posyandu, puskesmas, rumah sakit, rumah praktek dokter, atau balai kesehatan masyarakat.

Imunisasi adalah suntikan kekebalan terhadap suatu penyakit. Contoh imunisasi yang biasanya diberikan, antara lain : imunisasi BCG, imunisasi DPT, imunisasi polio, dan imunisasi campak. Imuniasi BCG berguna mencegah penyakit TBC. Imunisasi DPT berguna mencegah penyakit dipteri, batuk, rejan dan tetanus. Imunisasi polio berguna mencegah penyakit polio. Imunisasi campak berguna mencegah penyakit campak. Pemberian imunisasi biasanya dilaksanakan di posyandu yang terdapat di setiap kecamatan.

C. Pengaruh Bahan Makanan Tambahan Buatan Terhadap Kesehatan

Jajan yang berwarna-warni itu mengandung bahan makanan tambahan (zat aditif). Bahan makanan tambahan dapat berupa bahan pewarna, bahan pengawet, dan bahan penyedap. Bahan pewarna dapat membuat makanan menjadi lebih menarik. Bahan pewarna ada dua macam yaiu bahan pewarna alami dan bahan pewarna buatan. Bahan pewarna alami berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya : daun suji dapat menghasilkan warna hijau, wortel dan kunyit menghasilkan warna kuning, jeruk menghasilkan warna kuning atau jingga, dan sebagainya. Bahan pewarna alami tidak berbahaya bagi tubuh kita, sedangkan bahan pewarna buatan berbahaya.

Jenis tambahan bahan makanan kedua adalah bahan pengawet. Bahan pengawet dapat membuat makanan menjadi lebih tanahan lama. Garam dan gula merupakan bahwan pengawet alami. Garam digunakan untuk mengawetkan ikan. Ikan asin dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan ikan segar. Sementara itu, gula dapat digunakan untuk mengawetkan buah-buahan. Selain bahan pengawet alami, ada pula bahan pengawet buatan, makanan atau minuman dalam kemasan biasanya menggunakan pengawet buatan.

Walaupun dapat tahan lebih lama, makanan yang diawetkan tetap akan membusuk. Makanan yang sudah membusuk berbahaya bagi kesehatan. Tanggal kedaluarsa merupakan petunjuk kapan makanan atau minuman kemasan mulai membusuk.

Jenis bahan makanan ketiga adalah bahan penyedap. Bahan penyedap digunakan untuk lebih melezatkan makanan. Merica, ketumbar, dan bawang putih termasuk ke dalam bahan penyedap alami. Bahan penyedap alami umumnya tidak merusak kesehatan. Vetsin adalah bahan penyedap buatan. Pemakaian bahan makanan tambahan buatan secara terus menerus dengan jumlah berlebihan dapat mengganggu kesehatan. Mngapa? Karena zat ini terbuat dari bahan kimia. Salah satu contoh penyakit berbahaya yang mungkin timul adalah penyakit kanker.

D. Hubungan Olahraga, Rekreasi, dan Istirahat dengan Kesehatan

Di dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang melakukan kegiatan. Ada yang bekerja di sawah, berankat ke sekolah, berangkat ke kantor, berolahraga, memasak, dan sebagainya. Semua kegiatan tersebut memerlukan tenaga. Semua jenis kegiatan tersebut memerlukan kerja otak dan otot. Makin banyak kegiatan yang dilakukan, makin banyak pula tenaga yang diperlukan. Akibatnya tubuh menjadi lelah. Kelelahan tubuh yang terjadi harus diimbangi dengan istirahat yang cukup agar tubuh menjadi segar kembali.

1. Olahraga

Olahraga dan kesehatan adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, seperti halnya kebutuhan jasmani dan rohani. Dengan melakukan olahraga yang teratur, tubuh kita akan menhadi segar dan sehat. Berolahraga secara teratur dapat berdampak positif terhadap tubuh kita. Dampak-dampak positf tersebut, antar lain :
a. Nafsu makan akan bertambah karena sistem pencernaan menjadi lebih baik.
b. Sikap tubuh kokoh dan kuat karena otot-otot menjadi kuat dan besar,
c. Tubuh tahan terhadap penyakit.
d. Raut wajah kelihatan riang.
e. Mempunyai keras dan disiplin.
f. Peredaran darah menjadi cepat dan lancar, dan
g. Sirkulasi zat di dalam tubuh menjadi cepat.

2. Macam-Macam Istirahat

Ada beberapa macam bentuk istirahat yang dapat menyehatkan tubuh, antara lain, tidur, santai setelah melakukan kegiatan, dan rekreasi pada waktu libur.

a. Tidur

Tidur merupakan salah satu bentuk istirahat yang baik. Setelah tidur, kondisi tubuh akan menjdi lebih baik dan segar. Di saat tidur, panca indera kita yang tegang akibat digunakan untuk beraktivitas, juga akan mengendur. Pernahkah kamu kekurangan tidur atau tidak bisa tidur selama semalam suntuk? Tubuhmu terasa lemas, bukan? Anak memiliki waktu tidur lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa, karena anak masih berada pada masa pertumbuhan.

b. Santai Setelah Melakukan Aktivitas

Brsantai merupakan salah satu bentuk istirahat yang dapat membuat tubuh yang semula tegang dan lelah menjadi segar kemabli. Santai dapat dilakukan dengan berbagai cara, anatar lain, sebagai berikut :
1) Menonton TV atau mendengarkan musik,
2) Membaca dan melihat gambar yang lucu
3) Berjalan-jalan di sekitar rumah atau kebun
4) Bersendaguaru bersama keluarga atau teman
5) Duduk dengan tenang

c. Rekreasi pada Waktu Liburan

Selain tidur dan santai, rekreasi pada waktu libur juga merupakan salah satu bentuk istirahat. Hari libur dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berekreasi atau berwisata. Dngan berekreasi, pikiran kita tidak selalu terpusat pada kesibukan belajar atau bekerja. Tempat rekreasi tidak perlu jauh atau membutuhkan biaya mahal. Banyak lokasi rekreasi yang dapat dikunjungi, misalnya pantai, gunung atau museum.

E. Pertumbuhan Hewan

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan. Demikian pula hewan. Kita ambil contoh ayam. Ayam berasal dari telur yang menetas. Dari telur yang menetas akan keluar anak ayam yang bertubuh kecil. Anak ayam ini lalu tumbuh dan bertambah besar sampai akhirnya menjadi ayam dewasa.

F. Pertumbuhan Tanaman

Tanaman juga memerlukan perawatan yang baik agar tumbuh subur. Perawatan pada tanaman hampir sama dengan perawatan pada manusia maupun hewan. Manusia dan hewan memerlukan makanan bergizi untuk pertumbuhannya. Sementara itu, tanaman memerlukan pemupukan dan penyiraman yang teratur agar dapat tumbuh subur.

BAB 3
LINGKUNGAN SEHAT DAN LINGKUNGAN TIDAK SEHAT

A. Perbedaan antara Lingkungan Sehat dan Linkungan Tidak Sehat

Bila berada di daerah pegunungan, maka kamu akan merasakan sejuk. Udara yang dihirup terasa segar. Lain halnya apabila kamu berada di suatu daerah industri. Udara di daerah industri terasa panas, berdebu dan menyesakkan pernapasan.

1. Lingkungan Sehat

Lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih. Lingkungan yang sehat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Udara bersih dan segar
b. Tanah yang subur
c. Sumber air yang bersih
d. Air sungai yang mengalir terlihat bersih dan jernih
e. Sampah tidak berserakan
f. Banyak tumbuhan hijau yang tumbuh sedengan subur

2. Lingkungan Tidak Sehat

Ciri-ciri lingkungan yang tidak sehat sebagai berikut :
a. Udara yang kotor karena banyak debu dan asap.
b. Sampah banyak yang bertebaran.
c. Sumber air tidak bersih.
d. Saluran air tidak lancar sehingga air menggenang.
e. Tumbuhan tidak bisa tumbuh dengan subur sehingga lingkungan menjadi gersang.
Lingkungan yang tidak sehat mengakibatkan berjangkitnya berbagai penyakit, bau yang tidak sedap, dan pemandangan yang buruk.

B. Penyebab Pencemaran Lingkungan

Pertambahan jumlah penduduk yang cepat membawa akibat bagi lingkungan hidup terutama di kota, yaitu timbulnya polusi atau pencemaran. Pencemarana adalah pengotoran lingkungan yang disebabkan oleh adanya sisa produksi atau kegiatan manusia. Pencemaran yang terjadi dapat mengganggu kesehatan lingkungan maupun kesehatan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Menurut jenisnya, pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi empat macam. Keempat macam pencemaran tersebut adalah pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah dan pencemaran suara.

1. Pencemaran Udara

Pencemaran udara dapat disebabkan oleh asap pabrik, asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah, kebaran hutan, dan sebagainya.

2. Pencemaran Air

Pencemaran air disebabkan oleh adanya pembuangan limbah rumah tangga dan limbah pabrik ke dalam lingkungan. Tingkat pencemaran air yang tinggi umumnya terjadi di daerah-daerah yang padat penduduknya. Banyak sekali sampah yang dibuang ke sungai. Sampah tersebut dapat menganggu aliran sungai dan mencemari suangai. Jadi, agar sungai kita tidak kotor, jangan buang sampah dan limbah ke dalam sungai!

3. Pencemaran Tanah

Perbuatan membuang sampah di sembarang tempat dapat mencemari lingkungan. Sampah harus dibuang di lokasi pembuangan sampah yang semestinya. Sampah organik yang berasal dari makhluk hidup. Contoh sampah organik antara lain : daun-daun , sisa makanan, dan sebagainya. Selain sampah organik ada pula sampah anorganik. Sampah anorganik adalag sampah yang berasal dari benda tak hidup. Contoh sampah anorganik diantaranya : kaleng, botol, plastik dan sebagainya. Sampah organik dapat membusuk dan terurai oleh bakteri atau jamur menjadi zat-zat yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Zat-zat yang telah terurai inid dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Sementara itu, sampah anorganik tidak dapat terurai secara alamiah sehingga diperlukan campur tangan manusia untuk melakukannya.

4. Pencemaran Suara

Kemajuan teknologi manusia selain menghasilkan kemakmuran juga menimbulkan pencemaran. Selain pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah, pencemaran suara pun timbul dari kemajuan teknologi ini. Pencemaran suara terutama terjadi di daerah perkotaan maupun di daerah perindustrian.

C. Pengaruh Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan

1. Pengaruh Pencemaran Udara terhadap Kesehatan

Udara kotor mengandung zat-zat kimia, debu, dan bibit penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran udara, antara lain sesak napas, asma, bahkan dapat menyebabkan kanker. Debu yang berterbangan dapat masuk ke dalam mata sehingga mata menjadi merah dan mengganggu penglihatan. Apabila debu menempel pada kulit, maka kulit akan terasa gatal dan bersisik.

2. Pengaruh Pencemaran Air terhadap Kesehatan

Air yang telah tercemar mengandung bibit-bibit penyakit dan zat-zat kimia beracun. Penyakit yang muncul karena pencemaran air, antara lain diare, muntaber, gatal-gatal, dan berbagai penyakit kulit lainnya. Gunakan air yang bersih dan sehat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ciri-ciri air yang menyehatkan antara lain : bersih, tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna (jernih), dan tidak mengandung bibit penyakit. Sebelum dikonsumsi air direbus sampai mendidih. Hal ini bertujuan agar bibit penyakit terdapat di dalam air dapat mati.

3. Pengaruh Pencemaran Tanah terhadap Kesehatan

Tanah yang tercemar akan berkurang kesuburannya. Selain itu, zat-zat pencemar juga dapat terserap oleh tumbuhan. Tumbuhan tersebut kemudian dimakan oleh hewan atau manusia, akibatnya zat pencemar tersebut akan pindah ke dalam tubuh hewan atau manusia.

4. Pengaruh Pencemaran Suara

Makhluk hidup, terutama hewan dan manusia diberikan indera pendengar yang memiliki kepekaan berbeda-beda. Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak benda yang dihasilkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Contoh benda-benda tersebut anatara lain : kendaran bermotor, kapal laut, pesawat terbang, dan mesin-mesin pabrik. Suara yang dihasilkan oleh benda-benda tersebut sangat bising dan dapat menimbulkan polusi suara. Pengaruh polusi suara antara lain mudah terkejut, cepat marah, tertekan, daya pendengaran berkurang, dan sebagainya.

D. Cara Menjaga Kesehatan Lingkungan

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat lingkungan yang sehat, antara lain sebagai berikut :
1. Membuang sampah ke tempat sampah.
2. Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan
3. Membersihkan lingkungan secara teratur
4. Menanam tanaman di sekitar rumah dan lahan kosong dengan tanaman yang bermanfaat
5. Mengalirkan air yang tergenang melalui saluran air
6. Menciptakan rumah yang sehat, yaitu rumah yang memiliki lubang angin atau ventilasi udara
7. Tidak membakar sampah di sembarang tempat
8. Tidak memetik bunga, tidak mematahkan dahan dan tidak menebang pohon secara sembarangan.

BAB 4
SIFAT-SIFAT BENDA

Apabila dikelompokkan, benda-benda tersebut dapat dibedakan menjadi tiga wujud, yaitu benda padat, cair dan gas.

A. Sifat-Sifat Benda

Setiap benda mempunyai sifat yang berbeda dengan benda yang lainnya. Misalnya, sifat meja berbeda dengan sifat cermin, sifat kait berbeda dengan sifat plastik, dan sebagainya. Dengan melihat, meraba, atau memegang suatu benda, kita akan dapat mengetahui sifat-sifat suatu benda. Sifat-sifat suatu benda, antara lain, ada yang halus, kasar, lunak, basah, bahkan ada benda yang bercahaya.

Seperti telah dikemukakan sebelumnya, benda terdiri dari tiga wujud, yaitu benda padat, cair, dan gas. Masing-masing wujud benda padat memiliki sifat-sifat tertrntu. Sifat-sifat tertentu tersebut dapat dilihat, di antaranya dari bentuk dan isinya. Meja dan batu termasuk benda padat. Air yang terdapat dalam gelas termasuk benda cair, sedangkan udara dalam balon termasuk benda gas.

1. Sifat-Sifat Benda Padat

Meja dan batu termasuk benda padat. Mengapa demikian? Coba cocokkan sifat meja dan batu dengan sifat benda padat berikut ini!
a. Bentuk benda padat selalu tetap. Artinya, jika benda itu dipindahkan kemanapun, bentuknya tidak berubah.
b. Besar benda padat selalu tetap. Artinya jika benda itu dipindahkan ke mana pun, besarnya selalu tetap.

2. Sifat-Sifat Benda Cair

Benda cair memiliki sifat-sifat, sebagai berikut :

a. Bentuknya selalu berubah menyesuaikan dengan bentuk wadahnya. Artinya, jika air dimasukkan ke dalam botol, maka bentuknya akan seperti botol. Jika air dimasukkan ke dalam gelas, maka bentuknya akan seperti gelas. Demikian seterusnya.

b. Volumenya selalu tetap. Misalnya, air di dalam gelas memiliki volume 50 ml dimasukkan ke dalam botol, maka volume air di dalam votol masih tetap 50 ml.

Selain air contoh benda cair yang lain adalah kecap, sirup, alkohol, dan minyak.

3. Sifat-Sifat Benda Gas

Udara termasuk benda gas. Di dalam paru-paru kita terdapat udara. Bila kita hembuskan udara ke dalam sebuah balon karet, maka balon akan menggelembung besar. Udara di dalam pompa, bentuknya seperti pompa dan volumenya sebesar volume pompa. Bila udara di dalam pompa kita pompakan ke dalam ban sepeda, maka udara tersebut akan berubah bentuk seperti ban sepeda.

Udara di dalam botol, bentuknya seperti botol dan volumenya sebesar volume botol. Bila air kita masukkan ke dalam botol, maka udara yang ada di dalamnya akan terdesak keluar dan bergabung dengan udara sekitar. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat diuketahui bahwa udara atau benda gas mempunyai sifat-sifat, sebagai berikut :

a. Bentuk benda gas selalu berubah seusuai dengan bentuk wadahnya. Artinya, bila udara berada dalam botol maka bentuk udara tersebut akan seperti botol.

b. Volume benda gas selalu berubah dan memenuhi ruangan yang ditempatinya. Artinya, bila udara berada di dalam botol, maka volume udara tersebut akan sama dengan volume botol.

B. Membandingkan Sifat Benda Cair

1. Air

Air mempunyai sifat, antara lain, cair, tidak kental, tidak berbau, tidak berwarna (jernih) dan tidak berasa. Air yang keruh, berwarna, mempunyai rasa, dan berbau menandakan bahwa air tersebut sudah mengandung bahan-bahan yang lain.

2. Minyak

Berdasarkan asalnya, minyak dibagi menjadi tiga jenis, yaitu : minyak bumi, minyak nabati, dan minyak hewani. Minyak bumi berasal dari bumi, minyak nabati berasal dari tumbuhan, dan minyak hewani berasal dari hewan. Minyak memiliki kedua ciri dari benda cair, yaitu bentuknya berubah sesuai dengan wadah yang ditempatinya dan volumenya tetap. Namun minyak berbeda dengan air. Minyak yang satu dengan minyak yang lain juga memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut meliputi bau, warna, fungsi, berat, kekentalan, dan sebagainya.

3. Sirup

Sirup termasuk benda cair karena bentuknya selalu berubah sesuai dengan bentuk wadahnya, sedangkan volumenya tetap. Meskipun begitu, sirup memiliki perbedaan dibandingkan dengan air ataupun minyak. Sirup umumnya memiliki sifat, anatara lain kental, berasa, berwarna, dan dapat dilarutkan di dalam air.

C. Membandingkan Sifat Beberapa Benda Padat

1. Batu

Ambil beberapa macam batu yang berada di sekitarmu. Amati bentuk, warna, permukaan, dan kekerasannya. Ada yang berbentuk bulat, ada yang berbentuk pipih. Ada yang berwarna hitam, merah, abu-abu, bahkan putih atau kuning. Permukaannya pun ada yang halus, ada yang kasar, ada pula yang berpori-pori.

2. Kayu

Kayu berasal dari pohon. Sifat-sifat kayu juga berbeda-beda, tergantung dari asal pohonnya. Misalnya, kayu yang berasal pohon jati. Kayu jati umumnya bersifat kuat, lebih berat, dan lebih keras daripada kayu yang berasal dari pohon akasia. Kayu akasia umum memiliki sifat, antara lain, kuat, tahan lama, tidak mudah pecah, namun mudah terbakar.

3. Besi

Besi termasuk benda padat hasil olahan manusia, namun bahannya berasal dari alam. Bahan dari besi disebut bijih besi.

4. Plastisin (Lilin Mainan)

Plastisin atau lilin mainan termasuk benda padat. Coba ambil dan tekanlah dengan jarimu. Apa yang kamu rasakan? Terasa lunak bukan? Bentuklah plastisin menjadi bulatan, lempengan, kotak atau bentuk-bentuk lain seperti yang diinginkan. Maka dapat disimpulkan bahwa plastisin atau lilin mainan adalah benda padat yang mempunyai sifat lunak dan mudah dibentuk.

5. Tanah Liat

Tanah liat merupakan bagian dari tanah yang sangat halus. Ukuran butiran-butiran tanah liat sangat sangat kecil sehingga tidak dapat kita lihat tanpa menggunakan alat bantu. Tanah liat umumnya berwarna coklat kemerahan, basah, lengket, dan mengering jika dibakar. Seperti halnya plastisin, tanah liat juga dibentuk. Peralatan rumah tangga dan benda-benada hiasan banyak yang terbuat dari tanah liat. Benda-benda yang terbuat dari tanah liat tersebut gerabah atau keramik. Pot tumbuhan, vas bunga, ganteng, kendi, dan kuali adalah contoh benda yang terbuat dari tanah liat.

BAB 5
PERUBAHAN SIFAT BENDA

Pernahkah kamu melihat besi berkarat? Mengapa beras yang keras dapat berubah menjadi nasi yang bentuk? Pernah pulakah kamu melihat nasi basi atau sisa sampah yang terbakar? Mengapa benda-benda tersebut dapat berubah kondisinya? Apa sebabnya?

Benda dapat mengalami perubahan disebabkan oleh banyak hal. Perubahan dapat terjadi dengan sendirinya, dapat pula terjadi karena disengaja. Penyebab perubahan tersebut, antara lain, umurnya makin tua, adanya penyakit, mengalami pendinginan, pengeringan, pembakaran, perpindahan, dan dan sebagainya.

A. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Benda

Bentuk benda dapat berubah jika suhunya berubah. Benda padat dapat berubah menjadi cair jika dipanaskan. Sebagai contoh bongkahan es akan berubah menjadi air jika dipanaskan, dan air tersebut akan berubah menjadi uap jika terus dipanaskan. Sebaliknya, gas dapat berubah menjadi benda cair jika suhunya diturunkan atau didinginkan. Benda cair dapat berubah menjadi benda padat jika didinginkan. Sebagai contoh, uap air akan menjadi air jika suihunya turun. Air akan berubah menjadi es jika didinginkan, (misalnya dimasukkan ke dalam lemari es). Perubahan seperti di atas, disebut perubahan fisika. Perubahan fisika adalah perubahan sementara. Benda yang mengalami perubahan fisika akan berubah kembali ke bentuk semula jika suhunya dikembalikan ke suhu semula.

B. Perubahan yang Terjadi Akibat Pemasakan

Bahan makanan yang dimasak pasti mengalami perubahan. Perubahan itu meliputi mentah menjadi matang, keras menjadi lunak, ukurannya berubah serta warna dan rasanya berubah. Proses pemasakan bahan makanan ada beberapa macam, antara lain : menggoreng, merebus, membakar dan mengukus. Proses inilah yang dapat mengubah sifat-sifat suatu benda. Perubahan di atas disebut perubhan kimia. Perubahan kimia adalah perubahan kekal. Benda yang telah mengalami perubahan kimia, tidak akan dapat kembali ke bentuk semula.

BAB VI
BENDA DAN KEGUNAANYA

Manusia membuat berbagai macam benda untuk berbagai tujuan. Benda tersebut dapat digunakan sebagai alat ataupun sebagai hiasan. Ada ember, payung, gelas, kapal, persawat, dans ebagainya. Benda-benda tersebut dibuat dari bahan-bahan yang berbeda-beda, antara lain, kaca, kayu, kertas, dan plastik.

A. Sifat-Sifat Benda yang Terbuat dari Beberapa Macam Bahan

1. Sifat Benda yang Terbuat dari Kaca

Ambilah sebuah kaca, amatilah sifatnya! Kamu harus berhati-hati ketika memegangnya. Kaca bersifat tembus pandang, tidak tembus air, tahan terhadap api, dan tahan lama. Namun kaca tidak tahan benturan sehingga mudah pecah.

2. Sifat Benda yang Terbuat Dari Kayu

Kayu memiliki sifat kuat dan tidak mudah patah. Namun, kayu memiliki kekurangan, mudah terbakar dan mudah rusah oleh air. Musuh lain dari kayu adalah rayap.

3. Sifat Benda yang Terbuat Dari Kertas

Kertas memiliki kelebihan dibandingkan bahan lain, yaitu lebih ringan. Namun benda yang terbuat dari kertas memiliki kelemahan, antara lain, mudah robek, rusak, kotor, terbakar, dan basah. Bahan baku kertas berasal dari kayu. Melalui proses dan campuran bahan-bahan tertentu, kertas akhirnya dapat dihasilkan.

4. Sifat Benda yang Terbuat Dari Plastik

Benda yang terbuat dari plastik biasanya bersifat ringan, tembus pandang, tidak tembus air, dan tahan lama. Namun, plastik mudah terbakar dan tidak tahan panas.

B. Kegunaan Benda yang Terbuat dari Beberapa Macam Bahan

1. Kegunaan Benda yang Terbuat Dari Kaca

Kaca merupakan bahan yang keras, jernih, tahan terhadap panas, dan tembus cahaya. Namun, mudah pecah. Contoh benda yang terbuat dari kaca adalah : cermin, jendela, lampu, gelas, piring, alat-alat laboratorium, dan komponen elektronik. Pembuatan jenis-jenis benda yang terbuat dari kaca tersebut tentunya memiliki fungsi masing-masing. Gelas berfungsi sebagai tempat minuman, piring berfungsi sebagai tempat makanan, cermin digunakan orang untuk berkaca.

2. Kegunaan Benda yang Terbuat Dari Kayu

Kayu adalah bahan untuk membuat bangunan dan peralatan rumah tangga. Contoh benda yang terbuat dari kayu, antara lain : meja, kursi, lemari, rak buku, pintu dan jendela. Meja mempunyai fungsi sebagai tempat untuk meletakkan sesuatu, tempat atau alas saat kita menulis atau menggambar, tempat piring dan gelas saat kita makan, dan sebagainya.

3. Kegunaan Benda yang Terbuat Dari Ketras

Kertas merupakan suatu bahan yang berbentuk lembaran. Kertas dibuat dari serat kayu. Kertas banyak digunakan untuk menggambar, menulis, sebagai pembungkus makanan, dan sebagainya. Uang ada yang dibuat dari logam, ada pula yang dibuat dari kertas. Kertas yang digunakan untuk membuat uang biasanya tebal dan kaku agar tidak mudah robek. Benda lain yang dibuat dari kertas, antara lain : majalah, koran, buku, kertas tisu, dan pembungkus makanan.

4. Kegunaan Benda yang Terbuat Dari Plastik

Plastik dapat digunakan sebagai pengganti bahan alami, seperti kayu, kulit atau logam. Plastik tidak bersifat menyerap air, tidak mudah pecah, relatif ringan, dan mudah dibentuk. Benda-benda yang terbuat dari plastik, antara lain kantong plastik, gelas, piring, sendok, gayung, jas hujan, ember, selang plastik, dan sikat gigi. Fungsi masing-masing benda yang terbuat dari plastik juga berlainan. Sikat gigi digunakan untuk menyikat gigi, gayung digunakan untuk mengambil air saat mandi, ember digunakan untuk wadah air, dan sebagainya.

BAB 7
GERAK BENDA

A. Macam-Macam Gerak Benda

Berikut macam-macam gerak pada benda, antara lain jatuh, mengalir, memantul, menggelinding, berputar, dan tenggelam.

1. Jatuh

Umumnya, benda yang berada di atas tanah (tidak tersangga) akan jatuh ke tanah karena ditarik oleh gaya gravitasi bumi.

2. Mengalir

Air sungai berasal dari mata air di pegunungan, atau berasal dari air hujan. Air sungai kemudian mengalir ke laut yang letakkan lebih rendah. Adanya perbedaan ketinggian antara pegunungan antara pegunungan atau sungai dengan laut menyebabkan air dapat mengalir. Jadi, air mengalir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah. Air yang mengalir deras merupakan bentuk energi yang sangat besar. Energi yang sangat besar tersebut dapat dimanfaatkan manusia untuk membuat pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

3. Memantul

Pernahkah kamu melemparkan bola ke arah dinding? Bagaimana arah bola yang mengenai dinding tersebut? Setelah bola membentur dinding, bola akan kembali kepadamu. Gerakan itulah yang disebut memantul. Gerakan memantul pada benda ternyata menimbulkan gagasan pada manusia. Berdasarkan gagasan tersebut, terbentuklah berbagai benda atau kegiatan yang memiliki dasar gerak pemantulan. Kegiatan yang telah terbentuk, antara lain, olahraga basket, olahraga voli, permainan bola bekel, dan olahraga tenis.

4. Menggelinding

Contoh benda yang bergerak dengan cara menggelinding, antara lain : bola dan kelereng. Jika kamu menendang bola, maka bola akan bergerak ke arah tertentu. Gerak menggelinding menyebabkan kedudukan benda berubah.

5. Berputar

Gerakan pada kincir angin dan kipas angin tersebut dinamakan berputar. Benda umumnya berputar pada as atau porosnya. Benda yang berputar cepat dapat menimbulkan energi yang besar. Misalnya, putaran yang cepat pada turbin pembangkut listrik dapat menghasilkan energi listrik.

6. Tengglam

B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gerak Benda

Bola yang menggelinding lama kelamaan akan berhenti. Bola berhenti karena ada gaya yang menghalangi gerak bola. Benda dapat bergerak cepat atau lambat. Cepat atau lambatnya gerakan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, anatra lain, permukaan benda, ukuran benda dan bentuk benda.
1. Permukaan benda
2. Ukuran dan bentuk benda

BAB 8
ENERGI DAN PENGARUHNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

A. Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Jadi, segala sesuatu dapat melakukan kegiatan atau usaha jika mempunyai energi. Manusia memperoleh energi dari makanan dan minuman, maka tubuh terasa lemah seolah-oalah tidak bertenaga.

B. Bentuk-Bentuk Energi

1. Energi Panas

Energi panas adalah energi yang dihasilkan dari panas suatu benda. Jadi energi panas berasal dari benda yang memiliki suhu tinggi. Contoh benda dari benda yang memiliki suhu tinggi. Contoh benda yang memiliki suhu yang tinggi adalah matahari dan pai. Panas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya, panas matahari digunakan untuk mengeringkan pakaian, panas sentrika untuk melicinkan pakaian, dan panas dari api kompor dapat digunakan untuk memasak. Panas disebut juga denan kalor.

2. Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya. Misalnya energi cahaya yang dipancarkan oleh matahari, bintang, api, dan lampu. Cahaya matahari dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk membuat makanan melalui fotosintesis serta untuk menerangi bumi dan segala isinya di saat siang hari.

3. Energi Gerak

Energi gerak disebut juga energi kinetik. Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Contohnya air yang mengalir, angin, orang yang berlari, kereta yang berjalan, dan roda yang berputar.

4. Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang timbul karena adanya arus listrik. Alat yang dapat menghasilkan energi listrik disebut sumber sumber listrik. Contoh sumber listrik, antara lain, baterai, aki dan generator.

5. Energi Bunyi

Energi bunyi adalah enenrgi yang ditimbulkan oleh benda yang menghasilkan bunyi. Energi bunyi dapat diketahui oleh telinga kita. Bunyi dihasilkan oleh benda-benda yang bergetar. Misalnya senar gitar yang dipetik dan menimbulkan bunyi karena bergetar, kita dapat mengeluarkan suara karena pita suara yang terletak di dalam tenggorokan kita bergetar. Makin kuat getarannya, makin besar pula energi bunyi yang dihasilkan oleh pita suara.

6. Energi Kimia

Energi kimia adalah energi yang dikeluarkan dari hasil reaksi kimia. Energi kimia banyak terdapat dalam bahan makanan dan bahan bakar.

C. Energi Tidak Dapat Dilihat Tetapi Dapat Dirasakan

Makhluk hidup tidak dapat melihat energi, tetapi dapat merasakan keberadaan energi. Salah satu buktinya, sehabis istirahat dan makan tubuhnya yang tadinya letih dan lemah setelah beraktivitas akhirnya dapat segar dan kuat kembali. Hal ini tentu saja disebabkan oleh adanya energi baru yang berasal dari makanan yang telah kamu makan tersebut.

Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Namun, energi dapat diubah jadi bentuk-bentuk yang lain. Contoh perubahan bntuk energi, antara lain :

1. Energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik, panas
2. Energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia,
3. Energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya, panas, gerak
4. Energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak, dan sebagainya.

BAB 9
SUMBER ENERGI, KEGUNAAN, DAN CARA MENGHEMAT

A. Macam-Macam Sumber Energi

Sumber energi adalah benda yang dapat memberikan energi pada benda lain untuk melakukan suatu kegiatan. Contoh sumber-sumber energi yang terdapat di sekitar kita antara lain : makanan, minyak bumi, gas alam, baterai, listrik, matahari, air dan angin.

1. Makanan

Makanan yang kita makan sehari-hari berasal dari tumbuhan dan hewan. Tumbuhan memperoleh energi dari matahari. Hewan memperoleh energi dari tumbuhan dan hewan lainnya yang dimakan.

Sebagai sumber energi, makanan berfungsi anatara lain untuk :

a. Menggerakkan organ-organ tubuh
b. Memenuhi keperluan hidup, dan
c. Mempertahankan kelangsungan hidup

2. Minyak Bumi dan Gas Alam

Saat ini, sebagian bahan bakar kendaraan dan berbagai mesin berasal dari minyak bumi. Saat melakukan pengeboran minyak bumi, ada kalanya mengenai lapisan gas yang disebut dengan gas bumi atau gas alam. Gas alam digunakan unuk menggerakkan mesin uap di pabrik-pabrik dan sebagai bahan bakar kompor gas.

3. Baterai

Di dalam baterai terdapat zat kimia yang dapat menghasilkan energi kimia. Saat baterai digunakan, energi kimia tersebut berubah menjadi energi listrik. Ukuran batearai bermacam-macam, ada yang besar, ada pula yang sangat praktis dan mudah dibawa ke mana-mana. Namun energi listrik yang dihasilkan baterai tidak begitu besar.

4. Energi Listrik

Energi listrik digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Mulai untuk menyalakan lampu penerangan sampai untuk menghidupkan alat-alat listrik lainnya. Misalnya : radio, televisi, lemari es, setrika, tape recorder (baca : tip rekorder), komputer, kompor listrik, dan penanak nasi atau rice cooker (baca : rais kuker).

5. Matahari

Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi kehidupan di bumi. Matahari memancarkan cahaya dan panas. Semua makhluk sangat bergantung pada energi matahari. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan energi matahari antara lain untuk :
a. Menghangatkan tubuh
b. Mengeringkan pakaian
c. Mengeringkan bahan makanan, seperti ikan, kerupuk, kopi yang baru dipetik, padi yang baru di panen.
d. Membuat garam
e. Bahkan kini energi matahari juga digunakan untuk membangkitkan energi listrik.

6. Air

Aliran air dapat menghasilkan energi. Contohnya, air terjun. Jadi air terjun juga merupakan sumber energi. Umumnya air terjun mempunyai aliran air dalam jumlah besar sehingga dapat menghasilkan energi yang besar pula. Energi yang berasal dari aliran air terjun dapat digunakan untuk memutar turbin pada pusat pembangkit listrik. Putaran yang dihasilkan turbin dapat menggerakkan generator listrik sehingga energi litrik dapat dihasilkan. Pembangkit listrik tenaga air dikenal dengan singkatan PLTA.

7. Angin

Angin adalah udara yang bergerak. Angin mempunyai energi. Jadi angin juga termasuk sumber energi. Manusia telah memanfaatkan energi angin sejak dahulu. Misalnya, untuk menggerakkan perahu layar, layang-layang dan kincir angin. Saat ini, angin juga dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik, tetapi masih terbatas pada negara-negara tententu.

B. Tujuan Penggunaan Sumber Energi

Tujuan penggunaan sumber energi antara lain sebagai berikut :

1. Menghasilkan Penerangan

Untuk menerangi rumah dan lingkungan sekitar di waktu malam, masyarakat di daerah yang belum terjangkau jaringan listrik umumnya menggunakan lampu minyak. Sedangkan, untuk daerah yang sudah terjangkau jaringan listrik, masyarakatnya menggunakan lampu listrik untuk menerangi rumah dan lingkungan sekitarnya.

2. Menghasilkan Panas dan Dingin

Enrgi panas dapat berasal dari matahari, api, atau listrik. Pada daerah dingin, orang membuat pakaian dari bahan yang tebal dan menciptakan pemanas ruangan agar tidak kedinginan. Sebaliknya, orang-orang yang tinggal di daerah panas memerlukan pendingin ruangan. Contohnya alat yang digunakan untuk mendinginkan bahan makanan dan minuman adalah lemari es (kulkas).

3. Menggerakkan Suatu Benda

Mobil dan kendaraan bermotor menggunakan energi gerak. Energi gerak tersebut, umumnya diperoleh dari bahan bakar bensin atau solar sehingga kendaraan dapat berjalan. Nelayan yang mempunyai perahu layar, memanfaatkan energi gerak yang berasal dari dari angin akan melaut.

C. Pemngehematan Energi

Di alam ini tersedia banyak sumber energi. Berbagai macam sumber eneri itu dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui dan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Contoh sumber energi yang dapat diperbaharui, antara lain baterai, makanan air, angin, dan matahari. Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, antara lain, minyak bumi, gas alam, batu bara, dan barang-barang tambang lain.

Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber energi yang apabila sudah habis terpakai, tidak dapat dibentuk lagi dalam waktu yang sangat singkat. Oleh karena itu manusia dengan selgala kepandaiannya berusaha untuk menemukan sumber energi baru.

Agar sumber energi yang telah disediakan oleh alamini tidak cepat habis, maka perlu digalakkan tindakan penghematan energi sedini mungkin. Usaha itu menghemat energi yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain :

1. Menggunakan alat-alat litrik yang hemat energi,
2. Mematikan alat-alat listrik bila tidak digunakan,
3. Kamar kosong tidak perlu diberi penerangan,
4. Menggunakan kendaraan yang hemat bahan bakar,
5. Mematikan keran air apabila selesai di gunakan,
6. Menggunakan air secukupnya saat mencuci pakaian,
7. Menggunakna kompor yang hemat energi.

BAB 10
PENERAPAN KONSEP ENERGI GERAK

A. Kincir Air (Pengayan)

Berdasarkan pelajaran pengetahuan alam yang dipelajari, mungkin kamu dapat membuat berbagai benda atau barang yang berguna. Bahkan, kamu pun dapat membuat semuah pembangkit energi listrik.

Kamu telah mengetahui bahwa air dapat menghasilkan energi gerak. Kincir air adalah salah satu jenis alat yang memanfaatkan kekuatan air. Apakah kegunaan kincir air? Kincir air dapat digunakan untuk mengangkat air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Kincir air juga bisa digunakan untuk mengangkat air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Kincir air juga dapat digunakan untuk memutas generator pembangkit energi listrik.

KINCIR AIR

a. Alat dan Bahan

1) Gergaji tripleks
2) Gergaji kayu
3) Gunting seng
4) Palu
5) Bor kayu
6) Jangka
7) Paku
8) Kayu berbentuk lingkaran dengan garis tengah 15 cm
9) Dua buah papan tripleks berpentuk linkaran dengan garis tengah 15 cm
10) Delapan buah seng berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 7 cm dan lebar 4 cm.
11) Roda gigi untuk memutar dinamo
12) Besi untuk membuat poros
13) Dinamo sepeda
14) Lampu senter 1,5 volt
15) Fiting (dudukan lampu)

b. Cara Membuat Kincir

1) Buat jari-jari pada lingkaran sebanyak delapan buah, kemudian gergajilah kurang lebih 4 cm dari sisi lingkaran!

2) Hubungkan dua lingkaran tripleks pada lingkaran kayu dengan menggunakan paku!

3) Pasang seng pada jari-jari tripleks. Usahakan agar seng dapat terjepit dengan kuat!

4) Beri poros pada kincir tersebut dan pasang roda gigi pada poros. Usahakan agar poros dapat terpasang dengan kuat!

5) Buat rumah kincir sebagai dudukan dengan menggunakan kayu agar kincir dapat berdiri tegak.

6) Hubungkan roda dengan dinamo sehingga kepala dinamo sepeda berhimpitan dengan roda gigi.

7) Kerjakan kegiatan ini dengan hrti-hati karena ada beberapa alat dan bahan yang dapat melukaimu!

8) Uji hasil karyamu sampai mendapatkan hasil yang terbaik untuk memastikan alatmu benar-benar dapat berfungsi!

9) Jaga lingkungan kerjamu agar tetap bersih seperti semula.

c. Prinsip Kerja Kincir Air

1) Untuk memutar kincir, tuangkan air dari cerek atau dari keran!

2) Ketika kincir berputar, roda gigi akan berputar sehingga kepala dinamo sepeda juga berputar.

3) Berputarnya kepala dinamo sepeda mengakibatkan magnet di dalam dinamo berputar sehingga menghasilkan energi listrik.

4) Untuk membuktikan adanya energi listrik yang dihasilkan, kamu dapat menghubungkan dinamo ke sebuah lampu listrik melalui kabel. Apa yang terjadi pada lampu saat kincir dan dinamo berputar?

BAB 11
KENAMPAKAN PERMUKAAN BUMI

A. Berbagai Bentuk Permukaan Bumi

Bentuk permukaan bumi tidak rata. Perbedaan tinggi rendahnya permukaan bumi tersebut dinamakan relief bumi. Bagian permukaan bumi yang berupa daratan, ada yang datar dan ada yang tidak datar. Hal itu ditunjukkan dengan adanya gunung, bukit, lembah, danau dan sungai.

1. Gunung dan Pegunungan

Gunung terdapat di seluruh dunia, bahkan ada pula yang berada di bawah laut. Gunung adalah tanah yang menjulang tinggi ke atas dan umumnya berbentuk kerucut atau kubah yang berdiri sendiri. Pegunungan adalah kumpulan beberapa gunung yang berdiri saling berdekatan. Gunung mempunyai bagian yang tertinggi yang disebut puncak. Gunung dan pegunungan serta bagian-bagian lainnya dapat diketahui tingginya setelah diukur dari permukaan air laut.

2. Bukit dan Perbukitan

Bukit juga merupakan tanah yang menjulang tinggi ke atas, tetapi lebih rendah daripada gunung. Beberapa bukit dapat membentuk deretan yang disebut perbukitan.

3. Lembah

Lembah merupakan tanah rendah yang luas di kaki gunung. Lembah dibatasi oleh dinding-dinding lereng gunung.

4. Danau

Danau adalah suatu kumpulan air yang berada dalam cekungan. Cekungan tersebut biasanya berbentuk seperti mangkuk dan dikelilingi oleh daratan, maka air danau tidak berhubungan langsung dengan air laut. Air danau berasal dari air hujan, sungai-sungai, dan sumber-sumber air di pegunungan. Danau dimanfaatkan untuk pengairan, penangkap ikan, dan tempat wisata.

5. Sungai

Sungai merupakan tempat air mengalir buatan alam. Aliran air ini terjadi karena adanya gaya gravitasi bumi. Umumnya, air sungai mengalir menuju ke laut, danau, atau sungai lainnya. Bagian sungai yang dekat dengan sumber air disebut hulu sungai, sedangkan bagian yang dekat dengan laut disebut muara sungai.

Berdasarkan asal airnya, sungai dibedakan menjadi tiga, yaitu :

a. Sungai hujan, adalah sungai yang airnya berasal dari air hujan dan mata air;
b. Sungai gletser, adalah sungai yang airnya berasal dari salju yang mencair; dan
c. Sungai campuran, adalah sungai yang airnya berasal dari air hujan dan salju yang mencair.

B. Permukaan Bumi Terdiri atas Daratan dan Air

Permukaan bumi kita terdiri atas daratan dan air. Sepertiga bagian dari bumi berupa daratan, sedangkan dua pertiganya berupa air yang banyak terdapat di lautan. Daratan dapat berupa pegunungan, lereng, gunung, bukit, perbukitan, lembah, danau sungai, dan tepi pantai. Lautan dapat berupa pantai, teluk, selat dan laut. Beraneka ragam jenis tumbuhan (flora) dan hewan (fauna) terdapat di antara pedalaman lautan sampai ke daerah gunung.

Jenis tumbuhan dan hewan yang terdapat di lautan berbeda dengan jenis dan tumbuhan dan hewan yang terdapat di daratan. Jenis hewan dan tumbuhan yang hidup di daerah pantai berbeda dengan jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di lereng-lereng gunung.

Jenis tumbuhan dan hewan laut bervariasi. Pada kedalam lebih dari 1.000 m di bawah pemukaan laut, tumbuhan sudah sulit dijumpai atau bahkan tidak tumbuh sama sekali. Mengapa demikian? Karena, mulai kedalaman 1.000 m, sinar matahari yang dapat mencapai daerah tersebut semakin sedikit. Jika tidak ada sinar matahari, maka tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan.

Brdasarkan gelap terangnya, daerah lautan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu daerah terang dan daerah gelap. Daerah terang adalah daerah yang memperoleh pancaran sinar matahari. Daerah ini terletak di kedalaman antara 0-1.000 m. daerah gelap adalah daerah yang sudah tidak memperoleh pancaran sinar matahari. Daerah ini terletak dikedalaman lebih dari 1.000 m.

C. Bentuk Bumi Bulat

Berdasarkan peristiwa dan gejala alam yang dialami manusia, dapat dibuktikan bahwa bentuk bumi bulat. Bukti-bukti yang menunjukkan bahwa bumi berbenuk bulat, antara lain sebagai beikut :

1. Foto bumi yang diambil dari satelit buatan yang letaknya jauh angkasa menunjukkan bahwa bumi bulat.

2. Jika kita berlayar terus ke satu arah, maka akhirnya kita akan kembali ke tempat permulaan kita berlayar.

3. Jika kita memperhatikan kapal laut pada saat berlayar ke tengah laut, maka yang mula-mula lenyap dari pandangan kita adalah badan kapal baru kemudian tiang-tiangnya. Akhirnya, seluruh badan kapal hilang dari pandangan kita.

4. Pada waktu matahari akan terbit, awan dan gunung-gunung tinggi di sebelah timur sudah tampak terang, sementara itu di sebelah barat masih tampak gelap.

Menurut hasil penelitian, bentuk bumi tidak benar-benar bulat, tetapi bulat pepat.

BAB 12
CUACA DAN PENGARUHNYA BAGI MANUSIA

Negara Indonesia mengalami dua musim yang datangnya silih berganti, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Sementara itu, negara-negara di benua Eropa umumnya memiliki empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Pergantian musim tak dapat lepas dari pengaruh cuaca.

A. Cuaca

Cuaca adalah keadaan udara pada suatu tempat dalam waktu tertentu. Ilmu yang mempelajari cuaca disebut meteorologi. Cuaca berbeda dengan iklim. Iklim adalah suhu rata-rata udara dalam waktu lama pada daerah yang sangat luas. Ilmu yang mempelajari iklim disebut klimatologi.

Cuaca bisa panas atau dingin, basah atau kering, beringin atau tidak tidak berangin. Cuaca disebabkan oleh perubahan udara di sekeliling bumi saat udara memanas atau mendingin. Awan berasal dari uap air yang naik ke langit. Uap air terjadi karena adanya pemanasan matahari terhadap air di bumi, seperti air kolam, air danau, air laut, dan air sungai. Makin naik ke atas, suhu uap air semakin turun sehingga air menjadi makin dingin. Akibatnya, terjadilah titik-titik air. Titik-titik air ini kemudian saling menyatu dan turun ke bumi dengan membentuk hujan.

B. Kondisi Cuaca

1. Cuaca Cerah

Cuaca cerah adalah cuaca yang menunjukkan langit dalam kondisi terang, sinar matahari memancar terang tetapi tidak begitu terasa panas, terdapat awan yang berlapis-lapis tipis seperti bulu-bulu serat sutra halus.

Pada saat siang hari, awan ini terlihat berwarna putih bersih. Namun, menjelang matahari terbenam akan terlihat berwarna merah atau kuning cerah. Angin berhembus semilir. Umumnya, hujan tidak akan turun pada saat cuaca cerah.

2. Cuaca Berawan

Cuaca berawan adalah cuaca yang menunjukkan bahwa di langit banyak terdapat awan. Awan merupakan kumpulan uap air yang terdapat di udara. Uap air ini berasal dari air kolam, air danau, air laut, serta air sungai yang naik ke atas karena pengaruh panas matahari. Awanterlihat berjalan karena didorong oleh angin. Arah gerakan awan sesuai dengan arah gerakan angin. Artinya, jika angin bertiup ke arah utara, maka awan akan bergerak ke arah utara. Jika angin bertiup ke arah barat, maka awan akan bertiup ke arah barat, dan seterusnya.

Bebrapa awan dapat bergerombol menjadi satu, sehingga menghasilkan sebuah awan yang besar. Awan yang besar tersebut dapat berubah menjadi mendung. Apabila keadaan di sekitarnya mendukung, maka mendung dapat berubah menjadi hujan.

3. Cuaca Panas

Matahari menyinari bumi dan menghangatkan udara di sekeliling bumi. Beberapa tempat di bumi menerima lebih banyak sinar matahari sehingga lebih panas daripada tempat lainnya. Daerah tersebut sering disebut daerah khatulistiwa. Indonesia adalah salah satu negara yang terletak di daerah khatulistiwa. Oleh karena itu hampir setiap hari cuacanya selalu panas.

Suhu di dataran rendah, umumnya berbeda dengan di dataran tinggi. Bila kita berada di dataran rendah, maka udaranya akan terasa panas. Sebaliknya, jika kita berada di dataran tinggi, maka udaranya akan terasa sejuk.

4. Cuaca Dingin

Kondisi cuaca dipengaruhi oleh kelembapan udara, kecepatan angin, dan suhu udara di suatu daerah pada waktu tertentu. Bila kelembapan udara tinggi, angin bertiup kencang, dan suhu udara rendah, maka cucaca di daerah tersebut pada waktu itu dapat dikatakan dingin.

5. Cuaca Berangin

Angin adalah udara yang bergerak. Udara bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah. Di waktu siang hari, daratan lebih cepat panas daripada lautan sehingga tekanan udara di atas daratan lebih rendah daripada tekanan udara di atas lautan. Akibatnya, angin akan bertiup dari laut menuju ke daratan. Angin tersebut dinamakan angin laut.

Lalu apakah yang disebut dengan angin darat? Di saat malam atau siang harikah angin darat bertiup? Saat cuaca berangin, langit biasanya tampak berawan, suhu udara rendah, angin bertiup kencang sehingga menerbangkan benda-benda ringan yang dilaluinya. Kadang-kadang tiupan angin yang sangat kencang dapat menumbangkan pohon serta merobohkan rumah disekitarnya. Kecepatan angin dapat diukur dengan alat yang disebut anemometer.

6. Cuaca Hujan

Hujan berasal dari udara yangmengandung uap air. Udara akan naik ke atas dan membentuk awan. Makin ke atas, suhu uap air menjadi semakin rendah. Pada suhu tertentu, uap air akan mengembun menjadi titik-titik air akan berubah menjadi tetes-tetes air itu makin berat dan akhirnya jatuh ke bumi dalam bentuk hujan.

Badai kadang terjadi pada saat hujan turun deras. Badai adalah angin kencang disertai guntur yang bergemuruh dan kilat yang menyambar-nyambar. Badai bisa menyebabkan kerusakan parah di bumi. Besar kecilnya hujan dapat diukur dengan alat yang disebut regenmeter.

C. Simbol-Simbol Kondisi Cuaca

Salah stau faktor yang memengaruhi kondisi cuaca pada suatu tempat adalah banyak sedikitnya panas matahari yang diterima bumi. Cuaca hari ini belum tentu sama dengan cuaca kemarin. Banyak orang perlu untuk mengetahui ramalan cuaca besok, minggu depan, atau bahkan bulan depan. Kondisi cuaca sangat penting untuk nelayan, petani, pilot pesawat terbang, olahragawan dan sebagainya.

Di negara kita terdapat sebuah badan yang bertugas mengukur suhu, curah hujan, kecepatan angin dan arah angin. Badan itu dinamakan Badan Meteorologi dan Geofisika. Badan tersebut juga bertugas menerima laporan-laporan dari stasiun-stasiun cuaca di darat, di laut, di udara, dan dari satelit. Informasi yang berasal dari stasiun-stasiun itu lalu digunakan untuk membuat ramalan cuaca.

D. Pengaruh Kondisi Cucaca terhadap Kegiatan Manusia

Cuaca sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dan lingkungannya. Perbedaan cuaca dapat menyebabkan perbedaan tata cara dan kegiatan manusia yang tinggal di daerah pegunungan, daerah pantai, dan daerah dataran rendah.

1. Kehidupan di Daerah Pegunungan

Penduduk yang hidup di daerah pegunungan biasanya membuat rumah-rumah yang beratap rendah. Mata pencaharian mereka adalah bertani, beternak dan berkebun. Pakaian yang dikenakan biasanya tebal-tebal. Pakaian ini berguna untuk melindungi tubuh mereka dari cuaca dingin.

2. Kehidupan di Daerah Pantai

Di daerah dataran rendah kadang-kadang dijumpai sungai yang berkelok-kelok. Mata pencaharian penduduknya, antara lain bertani, beternak dan berkebun. Sementara itu, di kawasan perkotaan banyak kita jumapai industri-industri maju.

Penduduk yang hidup di dataran rendah lebih senang mengenakan pakaian yang tidak terlalu tebal maupun terlalu tipis. Keadaan ini disebabkan oleh cuaca di daerah dataran rendah umumnya tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin.

BAB 13
CARA MANUSIA DALAM MEMELIHARA DAN MELESTARIKAN ALAM

Bumi kita mempunyai berbagai sumber daya alam. Apakah yang disebut sumber daya alam? Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat di alam yang dapat digunakan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

A. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam

Berdasarkan ketersediaannya, sumber daya alam dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

1. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang dapat dibentuk kembali oleh alam dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini disebabkan jenis sumber daya alam tersebut mempunyai kemampuan berkembang biak atau mengalami daur ulang. Misalnya tumbuhan, hewan dan air.

Meskipun dapat diperbaharui, kita harus selalu mengelola sumber daya alam tersebut dengan sebaik-baiknya agar kelestariannya dapat terjaga. Salah satu tindakan yang diperlukan untuk menjaga kelestarian tumbuhana adalah mempercepat perkembangbiakan tumbuhan. Cara teresebut dapat berupa cangkokan, penyetekan, penanaman biji, kultur jaringan, dan sebagainya.

Mutu atau kualitas tumbuhan juga perlu ditingkatkan. Peningkatan mutu tumbuhan dapat dilakukan dengan cara penyerbukan silang, yaitu mempertemukan putik dan serbuk sari dari dua tanaman yang sejenis bahkan kadang-kadang berbeda jenis (penyerbukan bastar). Kelestarian hewan uga perlu dijaga. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian hewan, antara lain, tidak berburu hewan, memelihara hewan dengan baik, mempercepat perkembangbiakan hewan, dan mengadakan perkawinan silang.

Air tidak berkembang biak, tetapi dapat mengalami pendauran. Daur air disebut juga siklus air. Di dalam siklus tersebut, air menguap dan mengumpul menjadi awan. Setelah terkumpul dalam jumlah besar, awan tersebut lalu mengembund an turun menjadi hujan. Sebagian air hujan yang turun di daratan, baik dipegunakan, hutan-hutan, atau pemukiman penduduk akan meresap ke dalam tanah sehingga menambah persediaan air yang sebelumnya telah berada di dalam air tanah. Air ini akan mengalir ke laut melalui sungai di bawah tanah. Air inilah yang mengisi sumur-sumur yang dibuat manusia di daerah pemukiman.

2. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang tidak dapat dibentuk oleh alam dalam waktu yang relatif singkat. Beberapa contoh yang tidak dapat diperbaharui, antara lain : minyak bumi, batu bara, gas alam, logam, dan barang-barang tambang lainnya.

Minyak bumi terbentuk dari hewan-hewan laut yang telah mati dan terkubur di dasar laut jutaan tahun yang lalu. Hewan-hewan yang telah mati tersebut tertutup lumpur dan pasir. Lama kelamaan dengan adanya proses alam dan jangka waktu yang lama, hewan yang telah terkubur berubah menjadi minyak bumi. Minyak bumi dapat diolah menjadi bahan bakar, seperti bahan bakar bensin, solar, minyak tanah, dan kerosin. Sisa olahan minyak bumi dapat dimanfaatkan untuk membuat aspal, oli, plastik, lilin (parafin), dans ebagainya.

Sementara itu batu bara terbentuk dari bagian-bagian tumbuhan yang telah mati dan terkubur jutaan tahun yang lalu. Lama kelamaan dengan adanya proses alam dan jangka waktu yang lama, tumbuhan yang telah terkubur tersebut berubah menjadi batu bara. Batu bara dapat digunakan antara lain untuk : sebagai bahan bakar dan bahan untuk membuat benzol. Pada saat ini maish sedikit orang yang bersedia bahan bakar yang berasal dari batu bara. Mereka lebih suka menggunakan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi. Mengapa? Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor itu antara lain batu bara lebih sulit diperoleh, tingkat polusi yang ditimbulkan batu bara lebih besar daripada minyak bumi dan mesin-mesin yang banyak dibuat telah menggunakan bahan bakar minyak bumi.

B. Cara Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Telah diketahui bahwa sumber daya alam ada dua sumber daya alam. Yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Kedua sumber daya alam ini dapat dimanfaatkan oleh manusia. Namun, penggunaannya harus bijaksana. Hal ini disebabkan karena sumber daya alam, khususnya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam, jumlahnya sangat terbatas. Bila telah habis, maka sumber daya alam ini tidak dapat terbentuk lagi dalam waktu yang relatif singkat.

Tumbuhan, hewan, dana ir adalah contoh-contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Meskipun termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui, jika kita tidak bijaksana dalam memanfaatkannya, maka kelestarian sumber daya alam ini dapat terganggu. Bukan tidak mungkin pada suatu saat, sumber daya alam tersebut mnjadi langka bahkan punah. Untuk itu, selain memanfaatkannya kita juga harus melakukan tindakan-tindakan pelestarian.

1. Pemanfaatan Tumbuhan

Tumbuhan adalah sumber daya alam nabati yang sangat diperlukan dalam kehidupan. Banyak manfaat yang diperoleh manusia dari tumbuhan, antara lain berupa makanan, pakaian, peralatan rumah tangga, dan obat-obatan. Tumbuhan sebagai sumber daya alam nabati dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu tumbuhan pangan, tumbuhan perdagangan, dan tumbuhan hasil hutan.

a. Tumbuhan Pangan

Tumbuhan pangan menghasilkan bahan makanan. Contoh tumbuhan pangan, antara lain, padi, ketela pohon, jagung, kacang, sayuran, gandum, dan ubi.

b. Tumbuhan Perdagangan

Tumbuhan perdagangan sengaja dibudidayakan untuk kepentingan perdagangan. Tumbuhan ini biasanya ditanam pada kawasan yang luas. Contoh tumbuhan tersebut antara lain : kelapa, the, cengkih, kelapa sawit, kopi, cokelat, tembakau, dan karet.

c. Tumbuhan Hasil Hutan

Tumbuhan di hutan banyak dimanfaatkan untuk membuat rumah dan perabotan rumah tangga. Hasil hutan tersebut berupa kayu. Sebagian besar lainnya berupa rotan dan damar.

2. Pemnfaatan Hewan

Hewan termasuk salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Dengan kemampuannya berkembang biak, hewan dapat menghasilkan keturunan baru dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sumber daya alam hewani tersebut meliputi peternakan dan perikan. Selain peternakan dan perikanan, hewan-hewan lain yang hidup di tempat liar juga termasuk sumber daya alam hewani. Contoh hewan-hewan tersebut, antara lain : harimau, gajah, buaya, berbagai jenis burung, ular, penyu, kadal dan berbagai jenis serangga. Kita tidak boleh mengusik keberadaan hewan-hewan liar tersebut apalagi memburunya karena dapat merusak kelesatariannya.

3. Pemanfaatan Air

Air merupakan sumber daya alam yang paling banyak tersedia di alam. Air terdapat di mana-mana. Di danau, di sungai, bahkan di dalam tanah.

a. Perikanan

Danau, sungai, rawa dan laut dapat dimanfaatkan untuk kehiatan perikanan. Kegiatan perikanan umumnya dilakukan oleh masyarakat dengan cara membuat kolam ikan, tambak, atau keramba.

b. Pertanian

Air digunakan untuk irigai atau pengairan pada lahan-lahan pertanian. Irigasi dapat membuat tanah menjadi subur.

c. Objek Wisata

Wisata air sangat digemari oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun daru luar negeri.

d. Pembangkit Tenaga Listrik

Air dapat dimanfaatkan untuk membuat pembangkit tenaga listrik. Air yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik adalah air yang memiliki tekanan besar atau memiliki tenaga besar. Air yang memiliki tenaga besar biasanya air yang berwujud aliran deras yang umumnya terdapat pada air terjun dan waduk.

C. Bencana Alam Dapat Merusak Kelestarian Sumber Daya Alam

Bencana alam yang sering terjadi semata-mata atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Kita tidak dapat memperkirakan kapan terjadinya. Contoh bencana alam itu antara lain : gempa bumi, gunung berapi meletus, dan banjir. Meskipun bencana alam tersebut disebabkan oleh alam, manusia juga mempunyai peranan akan timbulnya peristiwa itu. Misalnya, kebiasaan menebang hutan secara besar-besaran dapat membuat hutan menjadi gundul. Apabila hutan telah gundul, maka bencana alam seperti tanah longsor, banajir, dan kekeringan.

1. Kerusakan Sumber Daya Alam Akibat Faktor Alam

Kerusakan sumber daya alam dapat terjadi karena faktor alam. Faktor alam tersebut antara lain, berupa gempa bumi, gunung berapi meletus, dan bajir.

a. Gempa Bumi

Gmpa bumi sering terjadi di negara kita. Apabila suatu daerah mengalami gempa bumi, maka kerusakan terjadi di mana-mana. Rumah dan gedung banyak yang roboh, pohon-pohon bertumbangan, sebagaian tanah yang ada retak, sebagian tanah longsor bahkan kadang-kadang jatuh korban jiwa manusia. Tentu saja dampak yang ditimbulkan genpa bumi sungguh sangat merugikan, termasuk bagi kelestarian sumber daya alam.

b. Gunung Berapi Meletus

Gunung berapi meletus karena adanya dorongan dari perut bumi yang sangat kuat. Peristiwa alam ini dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Contohnya, tumbuhan banyak yang mati, hewan-hewan menjadi korban, bangunan banyak yang roboh dan rusak, terjadi hujan abu dan semburan awan panas bahkan kadang-kadang jatuh korban jiwa manusia.

c. Banjir

Banjir sering terjadi di saat musim hujan. Banjir banyak menyimbulkan kerugian. Contohnya, rumah banyak yang rusa, tanaman pertanian tergenang air, hewan-hewan hanyut, jembatan roboh karena diterjang banjir kadang-kadang jatuh korban jiwa manusia.

2. Kerusakan Sumber Daya Alam Karena Perbuatan Manusia

Manusia kadang-kadang ada yang tidak memperdulikan alam. Mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan kelestarian sumber daya alam. Akibatnya, timbul bencana alam yang tidak kita inginkan. Beberapa kegiatan manusia yang dapat menyebabkan terjadinya bencana alam, antara lain, sebagai berikut :
a. Penebangan hutan yang tidak terkendali menyababkan hutan menjadi gundul. Banjir dan tanah longsor mudah melanda daerah atau hutan yang gundu.
b. Membuang sampah di sungai menyebabkan aliran air di sungai terhambat. Akibatnya jika turun hujan deras akan mudah terjadi banjir.
c. Perburuan hewan yang tidak terkendali dapat membuat jenis-jenis hewan tertentu menjadi langka. Apabila hal ini terus terjadi, maka secara berangsung jenis hewan-hewan tersebut akan punah.
d. Perladangan berpindah dapat menyebabkan tanah menjadi hilang kesuburannya.
e. Menangkap ikan dengan bahan peledak. Kegiatan ini dapat menyebabkan pencemaran air serta mematikan semua ikan dan makhluk hidup lain yang tinggal di perairan tersebut.
f. Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat merusak kesuburan tanah.
g. Pembasmian hama dengan pestisida dapat meracuni makhluk hidup yang berada di sekitarnya.

D. Perilaku Manusia yang Peduli Lingkungan

Cara pelestarian sumber daya alam yang mungkin dapat dilakukan manusia, sebagai berikut :

1. Pengadaan reboisasi, yaitu menanami kembali hutan yang telah gundul. Kegiatan ini dapat mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor.

2. Pembuatan sengkedan atau terasering pada daerah miring. Tanpa sengkedan air lebih mudah mengalir sambil menghanyutkan lapisan-lapiran tanah yang subur.

3. Pengolahan dan pemupukan tanah. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesuburan tanah.

4. Penebangan pohon secara berencana. Maksudnya pohon yang ditebang harus benar-benar sudah tua dan setiap penebangan langsung diikuti dengan penanaman pohon pengganti.

5. Pembuatan hutan lindung. Hal ini bertujuan agar jenis tumbuhan dan hewan tertentu yang tinggal di dalamnya tidak diambil secara sembarangan.

6. Pembentukan kawasan cagar alam dan suaka marga satwa. Cagar alam adalah usaha untuk melestarikan jenis tumbuhan dan hewan langka agar tidak punah. Sementara itu, suaka marga satwa adalah untuk melindungi jenis hewan langka tertentu agar tidak punah.

7. Membatasi penambangan material bumi dengan mengeluarkan peraturan pemrintah.


Diperbaharui: 07 December 2017 13:27:11.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca