Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Cara Menulis Cerpen Bagi Pemula

Kiat Menjadi Cerpenis Bagi Pemula

Bagaimana kita bisa membedakan cerpen dengan novel atau dengan bentuk cerita lainnya ? cerita pendek atau cerpen bisa dibedakan dari ciri-cirinya,yaitu:
a. Ceritanya bisa dibaca hanya dengan sekali duduk. Maksudnya bisa selesai dalam waktu itu juga sambil minum teh atau kopi. Berbeda dengan novel yang selesai dibaca dalam beberapa jam bahkan beberapa hari.
b. Tokoh ceritanya lebih sedikit dari novel.
c. Jalan ceritanya tidak sebanyak novel atau bentuk cerita lainnya dalam cerita pendek biasanya hanya memuat satu urutan peristiwa.

Dari mana bahan cerpen diperoleh? cerpen itu berasal dari khayalan/ide penulisannya. Walaupun sumber ceritanya itu bisa berasal dari kehidupan sehari-harinya.

Penulis cerpen yang baik biasanya bermula dari kebiasaannya membaca cerpen kecintaan terhadap cerpen dapat mendorong seseorang menjadi cerpenis.

Menulis cerpen bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa saja, anak-anak pun juga bisa. Sri Izzati adalah salah satu contoh anak yang bisa dibilang sukses sebagai seorang cerpenis dan novelis. Malah ia tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai novelis termuda Indonesia. Saat itu usianya baru 8 tahun.

Memulai menulis cerpen memang tidak mudah, apalagi untuk pemula. Masalah yang muncul biasanya diseputar:

a. Susah untuk memulai menulis. Kalimat yang digunakan tidak efektif (berbelit-belit), terkadang berhenti ditengah jalan karena kehabisan ide.
b. Penggunaan kalimat yang tidak berkembang. Sehingga, tulisan menjadi kering untuk dibaca. Bahasa yang digunakan juga kurang bervariasi.
c. Kesulitan memberikan judul untuk cerpen yang ditulis.



Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Menurut Aminudin, dalam buku jadi cerpenis cilik, yuk! Mengatakan belajar menulis cerpen itu seperti belajar naik sepeda. Mula-mula kita takut untuk menaiki dan mengayuhnya.Tetapi lama kelamaan menjadi asik. Tentu saja akan merasakan pengalaman jatuh bangun, sehingga kita menjadi bisa. Pada akhirnya kita menjadi trampil dan punya gaya sendiri dalam mengemudikan sepeda.

Modal yang harus dimiliki dalam menulis cerpen adalah sebagai berikut:

1. Suka membaca: Suka membaca apapun tidak terbatas cerpen dan cerita-cerita dalam bentuk berbeda-beda lainnya. Juga membaca sumber lain seperti koran, majalah dan sebagainya. Bersyukurlah jika kamu seorang kutu buku. Orang yang sering membaca tidak akan pernah kehabisan ide atau gagasan dalam menulis cerpen.

2. Suka menulis di buku harian (diary): Bila suka menulis dibuku harian, sebenarnya kita sudah mempunyai bibit-bibit (bakat) terpendam untuk menjadi seorang penulis cerpen. Para penulis cerita terkenal banyak yang menjadikan buku harian sebagai sumber inspirasinya. Salah satu contohnya adalah J.K. Rowling dikenal pula karena karya besarnya novel Hary Potter dan menjadikannya sebagai wanita inggris terkaya. Penghasilannya mencapai US$ 30 juta. Dia meraih banyak penghargaan karena prestasinya itu. Rowling sejak kecil sudah hobi menulis cerita di buku hariannya.

3. Peka terhadap lingkungan sekitar: Seorang penulis cerita/cerpen hendaknya peka terhadap lingkungan disekitarnya. Lebih peduli terhadap fenomena-fenomena yang berkembang disekitarnya. Lingkungan dapat menjadi sumber ide/gagasan dalam menulis cerpen. Banyak tema nantinya yang bisa ditemukan didalamnya.

Tips!
Ada tips yang bisa dilakukan untuk mengamati lingkungan disekitar kita.

1. Lakukan pengamatan secara cermat di lingkungan sekitarmu. Temukan hal-hal yang unik, misalnya: melihat pengemis yang ternyata omsetnya cukup besar. Sehinga ia bisa menyekolahkan anaknya sampai ketingkat yang lebih tinggi.Dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa kita gali, dan kita angkat dari lingkungan sekitar untuk dijadikan cerpen.
2. Selalu membawa catatan kecil untuk mencatat hal-hal yang menarik disekitarnya.
3. Berinteraksilah dan menjalin komunikasi dengan objek yang kita amati, sehingga kita banyak mendapatkan hal-hal baru. Sumber yang langsung dari orangnya akan membuat tulisan kita menjadi lebih menyentuh.
4. Setelah mencatat semua informasi atau hal-hal yang diperoleh dari pengamatan langsung, pikirkanlah dan pertimbangkan apa yang hendak disampaikan dalam tulisan cerpen kita. Perlu menggunakan imajinasi atau daya khayal kita untuk mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Misalnya bayangkanlah kalau pengemis itu adalah oerang tua kita atau saudara kita.

BAGIAN-BAGIAN TERPENTING DARI CERPEN:

1. Tema
Tema adalah ide utama dalam sebuah cerpen. Tema juga merupakan jiwa keseluruhan yang ada di dalam cerpen. Dalam menulis cerpen tentunya bukan sekedar untuk menyampaikan cerita semata lebih dari itu adalah mengandung tujuan yang hendak disampaikan kepada pembaca. Hal ini menyangkut amanat atau nilai-nilai kehidupan yang disampaikan melalui cerpen. Dalam memilih tema, pilihlah tema yang sederhana tetapi mengandung nilai-nilai kehidupan bagi pembaca. Diusahakan agar tema tidak meluas. Karena hal itu dapat menghambat dalam menulis. Jadi temanya harus fokus.

2. Tokoh dan Perwatakan
Tokoh dan perwatakan dalam cerpen berperan menggerakkan cerita. Cerita menjadi lebih hidup dan ceritanya akan mengarah pada permasalahan tokoh cerita. Dalam cerpen biasanya tokoh ceritanya tidak banyak, sehingga cerita akan mengarah pada satu masalah. Tokoh adalah pelaku cerita. Sedangka perwatakan adalah karakter atau sifat tokoh cerita. Karakter cerita bisa dilihat dari : ucapannya, tindakannya, dsb.

3. Latar cerita/setting cerita
Latar dapat dibedakan menjadi latar tempat dan waktu. Latar adalah tempat dimana kejadian atau cerita itu berlangsung. Misalnya cerita itu terjadi didalam hutan, dipasar dan sebagainya. Latar waktu adalah kapan berlangsungnya kejadian atau cerita tersebut. Misalnya: disuatu pagi, di malam hari, setahun lalu, dsb.

4. Alur cerita
Alur cerita disebut juga jalan cerita. Untuk memudahkan memahami alur cerita, maka dibuatkan tahapan-tahapannya.Tujuannya agar cerita tidak terlalu melebar atau malah keluar dari jalur ceritanya. Jadi alur cerita adalah urutan peristiwa dalam sebuah cerita. Dalam cerita pendek (cerpen)alur ceritanya sederhana dan biasanya terjadi tidak terlalu lama. Di bawah ini contoh membuat tahapan jalan cerita

Tahap Pengenalan
Bima suka bermain sepak bola dan dia termasuk anak yang berbakat.

Tahap Munculnya Masalah
Bakat Bima dalam bermain sepak bola menemui hambatan karena dia tidak bisa membeli sepatu sepak bola.

Tahap Masalah Memuncak
Selain Bima tidak bisa membeli sepatu sepak bola, ternyata Bima dilarang oleh bapaknya,untuk bermain bola. Bapaknya menginginkan Bima membantunya di kebun.

Tahap Masalah Menurun
Pak Purwanto seorang guru sepak bola melihat bakat Bima. Pak Purwanto mempunyai gagasan untuk membantu Bima.

Tahap Penyelesaian Masalah
Pak Purwanto dapat meyakinkan bapaknya Bima. Bima dapat pekerjaan sambil meneruskan bakanya bermain bola.

1. Sudut Pandang Pengarang
Sudut pandang pengarang, yaitu berhubungan dengan dimana posisi pengarang dalam cerita. Pengarang bisa menghadirkan dirinya sebagai orang pertama, atau ketiga. Contoh pengarang sebagai orang pertama: Aku jadi bingung, wanita yang aku kagumi selama ini adalah seorang penipu. Dia yang selama ini menampilkan diri sebagai wanita yang anggun, penyabar dan perhatian ternyata adalah seorang ibu tiri yang kejam.

Contoh pengarang sebagai orang ketiga:

Sari, wanita yang ayu itu menari sambil tak henti-hentinya melemparkan senyumannya kepada penonton. Ia terlihat sangat cantik. Tubuhnya yang indah, dan tariannya yang gemulai, menjadi pusat perhatian malam itu.

2. Penggunaan Bahasa

-Penggunaan bahasa haruslah diperhatikan dalam menulis cerpen. Kita dituntut lihai dalam mengolah kata, mengolah kalimat dan gaya bahasa. Gaya bahasa tersebut termasuk ungkapan sehari-hari ataupun pribahasa.
-Penggunaan gaya bahasa disesuaikan dengan latar dan tokoh dalam cerita. Misalnya, gaya bahasa yang digunakan oleh orang tua tentunya berbeda dengan gaya bahasa yang digunakan oleh anak kecil, gaya bahasa kondektur bus berbeda pula dengan gaya bahasa anak kuliahan, dsb.
-Agar gaya bahasa kita terarah hendaklah banyak membaca. Dari membaca kita akan lebih mengenal istilah-istilah baru.

3. Amanat

Amanat adalah pesan nilai-nilai moral yang akan disampaikan atau yang ingin disampaikan penulis dalam cerpennya. Sehingga pembaca dapat mengambil nilai positif atau hikmah dari cerita kita. Misalnya, dalam cerita si kancil, amanatnya; bila suka mencuri maka akan mendapatkan celaka, dsb.

Nah bagaimana memulainya ? Jika sudah banyak membaca, ide atau gagasan berputar-putar dikepala tetapi kesulitan untuk memulainya, lakukanlah hal sederhana berikut ini:

Berlatihlah membuat kalimat dan mengembangkannya menjadi paragraf. Kemudian buatlah kerangka ceritanya dengan kalimat-kalimat utama. Kembangkanlah kalimat tersebut menjadi paragraf-paragraf. Cobalah merangkai paragaf-paragraf itu menjadi satu cerita yang utuh.

Selamat mencoba !


Diperbaharui: 08 December 2017 15:53:02.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca