Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Ngunggahang Dewapitara Di Sanggah Kamulan

Dipetik dari,Wikarman Singgih Inyoman,Sanggah Kamulan Fungsi dan pengertiannya
Selain tempat memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa,Sanggah kamulan adalah tempat memuja dan menstanakan roh suci leluhur. Agar leluhur dapat berstana di Sanggah Kamulan tentunya melalui proses upacara yang disebut dengan Ngunggahang Dewapitara. Tata cara mengenai ngunggahang Dewapitara diuraikan dalam Rontal Purwabhumi Kamulan,dan juga pada Rontal Lebur Gangsa. Berikut adalah kutipan Rontal Purwabhumi Kamulan:


Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!
Iti kramaning angunggahaken pitra ring kamulan,ring wusing anyekah kurung mwang mukur, ring tutug rwawlas dinanya,sawulan pitung dinya,kunang wenang magawe bebanteng mangunggahaken pitra agung alit, lwir pabanten kadi piodalan dewa,maduluran,saji dewa putih kuning mwang jarimpen agung.pesayutan,pengambeyan, pangulapan,lawerti warna pada matukel,jinah 225,iniketan ring tulup,matatakan beruk misi beras,saha satsat gegantungan,riwus pinuja, terpana,kinabhaktine dening swagotranira,ring wus mangkana,ikang daksina pangadegan Sang Dewapitara,tinuntunakena maring tengen, yan wadon unggahaken ring kiwa,irika mapisan lawan dwa hyangnia nguni,winastu jaya-jaya depandhita kinabhaktenana mwah dening sawargania mwang santananira. Telas mangkana tutug saparikramania,puja simpen pralina kadi lagi. Ikang adegan wenang lukar saprakarania,wenang gesengakena juga,pushadika winadahan nyuh gading saha wangi, pendem ring ulwaning Sanggah kamulan,saha raramyania,dening kidung kakawin sakawruhan nira.

(Rontal Purwabhumi Kamulan,lembar 53).

Adapun tata cara dalam ngunggahang Dewapitara adalah sebagai berikut:

1.Dewapitara mula-mula dipuja tarpana melalui daksina pangadegan,sebagai simbolik daripada Dewapitara.

2.Setelah puja tarpana,lalu warganya menyembah kepada Dewapitaranya.

3.Berikutnya daksina pangadegan Dewapitara itu dituntun ke Sanggah Kamulan.

4.Kemudian dinaikan dan disthanakan.Kalau laki-laki ditempatkan disebelah kanan,sedangkan kalau perempuan ditempatkan disebelah kiri dari ruang kamulan tersebut.

5.Setelah itu kembali dijaya-jaya oleh pendeta sekali lagi pula persebahan dilakukan oleh keluarga dan keturunannya.

6.Terakhir dilaksanakan puja Pralina yang artinya menyimpan dan mengembalikan kepada asal Dewapitara tersebut. Daksina pangadegan dilukar lalu dibakar. Abunya dikumpulkan dan ditaruh di dalam nyuh gading, disertai wangi-wangian,kemudian ditanam pada hulu sanggah kamulan tersebut.

Mengenai upakara atau bebantenan yang digunakan dalam ngunggahang Dewapitara menurut Rontal Purwabhumi Kamulan adalah bebantenan yang sama seperti bebantenan hari pawedalan dewa dengan disertai:

1.Saji dewa agung
2.Jarimpen agung
3.Sesayut
4.Pengambeyan
5.Pangulapan
6.Panuntunan,yang peralatannya terdiri dari:
a.Tulup yang dialasi dengan beruk berisi beras
b.Uang kepeng 225
c.Benang Tridatu 3 tukel (warna merah,putih,hitam).Uang kepeng dan benang dikaitkan pada tulup.
7.Daksina pangadegan Dewapitara.

Dari uraian di atas ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi yaitu: Kalimat irika mapisanan lawan Dewahyangnia nguni dapat diartikan menunggalnya Atman individu yang telah disucikan dengan Sumbernya (Hyang Kamulan).

Upacara ngunggahang Dewapitara adalah tergolong Dewa Yadnya. Sehingga bebantenannya yang diperlukan sama seperti hari pawedalan dewa,banten apasarean (apemereman).

Tentang upacara ngunggahang Dewapitara juga diuraikan dalam Rontal Tutur Plebur Gangsa berikut beberapa baris petikannya:

-Iki pebantennia pesakapan Nilapati pangunakarahaken pitra,angunggahaken pitra ring ibu dengen ring kamulan...
-Yadnya nawur denda kalepasan pitrane sane sampun liwar yadnya lara tan karuwat dening tamba,mwang panglukatan ika wenang tawurin ring pasakapan Nilapati.
-Yan sira angunggahaken pitra gawenen daksina makadi linggan Sanghyang Atma,sang pandita wenang ngwastonin ring sampune puput raris muspa sami-sami matur ring Dewapitara mangda jenek malinggih ring kamulan.
(Drs.I Ketut Winaya,1989:22)

Dari kutipan di atas perlu digaris bawahi bahwa:

1.Ngunggahang Dewapitara di Sanggah Kamulan disebut sebagai Pesakapan Nilapati
2.Tempat ngunggahang Dewapitara adalah Ibu dengen kamulan
3.Pada upacara ini diperlukan nawur denda kelepasan pitra. Yang maksudnya adalah penebusan dosa-dosa pitra tersebut yang pernah diperbuat semasa hidupnya
4.Adanya perwujudan Dewapitara berupa daksina palinggan sanghyang Atma.
5.adanya suatu harapan agar Dewapitara abadi bersthana pada Sanggah Kamulan.

Demikianlah tata cara ngunggahang Dewapitara menurut Rontal Purwabhumi Kamulan dan Rontal Lebur Tutur Lebur gangsa.


Diperbaharui: 09 December 2017 06:12:22.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca