Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Cara Membiakan Tanaman Dengan Okulasi

Dari berbagai sumber

Okulasi atau budding ialah teknik memperbanyak tanaman dengan cara menggabungkan dua tanaman atau lebih. Penggabungan dilakukan dengan menggambil mata tunas dari cabang pohon induk, lalu dimasukkan atau ditempelkn di bagian batang yang sebagian kulitnya telah dikupas membentuk huruf T tegak, huruf T terbalik, huruf H, dan U tegak, serta U terbalik. Tempelkan kedua tanaman tersebut diikat sampai beberapa hari, sampai kedua tempelan melekat menjadi satu tanaman baru. Menyatukan kedua tanaman ini setelah pada kulit kayu terjadi perekatan atau penyambungan yang kuat. Untuk melakukan okulasi sebaiknya digunakan pisau khusus okulasi.

Tanaman induk yang akan dijadikan batang harus memiliki syarat, diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Tanaman memiliki kualitas yang baik
2. Memiliki kemampuan berproduksi tinggi
3. Berasal dari tanaman jenis unggul
4. Masih satu jenis atau famili dengan batang bawah
5. Mampu menyatu dengan batang bawah atau kompatibel

Cara perkembang biakan dengan dengan okulasi dapat dibagi menjadi okulasi cokelat, okulasi forkert, okulasi jendela dan sebagainya sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini.



Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

1. Okulasi Cokelat
Okulasi cokelat dilakukan dengan mengambil tunas yang berwarna cokelat dan ditempelkan pada batang bawah tanaman yang sejenis.

2. Okulasi Forkert
Okulasi forkert dilakukan untuk memperbanyak cabang dari berbagai jenis tanaman buah yang satu keluarga atau satu famili. Tanaman buah yang satu famili, mangga arumanis, mangga gading, mangga manalagi dan mangga golek. Dengna okulasi forkert kita dapat menggabungkan misalnya mangga arumanisdan mangga gadung menjadi tanaman mangga yang baru. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

a) Menyayat kulit batang bawah selebar 0,5-1 cm disesuaikan dengan diameter batang.

b) Memotong kulit yang disayat sekitar stengan bagian.

c) Mata tunas dari tumbuhan lain yang sejenis diambil dengan menggunakan pisau okulasi atau silet yang tajam.

d) Menempelkan mata tunas di bagian ujung kulit kayu yang masuk tersisa.

e) Ikat hasil okulasi memakai tali plastik dengan cara melilitkan ke seluruh bagian tempelan.

3. Okulasi Jendela
Okulasi jendela hampir sama dengan okulasi forkert. Bedanya hanya pada bagian tengah sayatan kulit bagian bawah dibuat lubang kecil yang ukurannya lebih besar daripada mata tunasnya. Untuk melakukan okulasi jendela, perhatikan langkah-langkahnya sebagai berikut.
a) Menyayat batang bawah sebesar 1,5 x 6 cm
b) Membuat jendela. Tepat di tengah sayatan batang bawah dengan ukuran 0,5 x 1 cm.
c) Mengambil mata tunas. Ukurannya disesuaikan dengan lubang di batang bawah.
d) Menempelkan kulit kayu bermata tunas. Tepat di tengah sayatan batang bawah.
e) Mengikat hasil okulasi. Semua bekas sayatan harus tertutup.

4. Okulasi H
Okulasi H dilakukan dengan cara membuat sayatan batang bawah yang membentuk huruf H. pada batang bawah dibuat sayatan secara vertikal sebanyak 2 buah. Jarak kedua sayatan sekitar 1-2 cm. dibagian tengah sayatan dibuat lagi sayatan, tetapi arahnya horizontal. Dengan demikian kulit kayu dapat dibuka ke bagian atas dan bagian bawah. Setelah mata tunas ditempelkan, kulit sayatan ditutup dan diikat menggunakan rafia. Apakah kamu ingin mempraktikkan okulasi H?

5. Okulasi Hijau
Okulasi hijau ialah mengokulasi tunas yang masih berwarna hijau atau masuh muda. Pada okulasi jenis ini, mata tunas ditempelkan pada batang bawah tanaman yang sejenis. Sayatan batang bawah tanaman yang sejenis. Sayatan batang bawah dapat dibuat dengan berbagai jenis sayatan.

6. Okulasi Segi Empat
Okulasi segi empat dilakukan dengan cara membuat sayatan batang bawah dengan bentuk segi empat yang disesuaikan dengan ukuran mata tunas.

7. Okulasi Melingkar
Okulasi melingkar merupakan teknik okulasi yang kulit batang bawahnya dibuat irisan melingkar sesuai ukuran mata tunas. Okulasi jenis ini sebenarnya sama dengan okulasi segi empat.

8. Okulasi U tegak dan U terbalik
Kedua jenis okulasi tersebut dilakukan dengan membuat sayatan pada batang bawah membentuk huruf U tegak dan U terbalik. Cara pengerjaan sama dengan teknik okulasi lainnya.

9. Okulasi T Tegak dan T terbalik
Okulasi T dilakukan dengan cara membuat sayatan di batang bawah membentuk huruf T terbalik. Sayatan kulit batang bawah dibuang kemudian kulit kayu yang bertunas ditempelkan disayatan batang bawah. Batas-batas sayatan ditutup dengan cairan lilin kemudian diikat. Langkah-langkah melakukan okulasi T tegak
a. Membuat sayatan pada batang bawah berbentuk huruf T
b. Membuka kulit pohon bada sayatan berbentuk huruf T
c. Mengambil mata tunas
d. Mengikat hasil okulasi

10. Okulasi daun
Okulasi daun disebut juga dengan metode sayatan ganda vertikal. Okulasi daun menyambungkan batang induk dengan batang pucuk tepi daun menyambungkan batang induk dengan batang pucuk tepi daun. Teknik ini banyak digunakan untuk memperbanyak tanaman jeruk.

11. Okulasi Pucuk
Okulasi pucuk yaitu teknik penempelan pucuk yang terdiri dari beberapa mata tunas pada batang primer tanaman. Jika dalam jangka waktu kurang lebih 10 hari, pucuk yang ditempelkan pada batang primer tanaman. Jika dalam jangka waktu kurang lebih selama 20 hari, biasanya mata tunas terlihat tumbuh. Coba kamu perhatikan gambar di bawah ini contoh mengetahui langkah-langkah melakukan perkembangbiakan okulasi pucuk.

12. Okulasi Tunas
Okulasi tunas yaitu teknik penempelan mata tunas pada batang primer. Batang primer adalah percabangan yang dijadikan batang bawah. Resiko keggalan teknik ini cukup redah. Percabangan yang akan diambil harus yang masih muda. Hal ini dimaksudkan agar kambium batang primer lebih mudah menyatu dengan mata tunas.

Langkah-langkahnya :
a) Memotong bagian syatan batang, cukup setengah bagian.
b) Menyayat batang primer
c) Saat menempelkan mata tunas harus menjadi kambium primer.
d) Saat menutup sayatan mata tunas manfaatkan setengah pada batang kulit bagian primer yang tidak dipotong.

Keunggulan dari tektik okulasi antara lain :
a. Dapat memperoleh bibit unggul,
b. Mendapatkan variasi tanaman yang sesuai kuta inginkan
c. Dapat diperoleh sifat tanaman yang sama dengan induknya
d. Mudah dilakukan
e. Biasanya setelah diokulasi harga bibitnya lebih mahal


Diperbaharui: 09 December 2017 16:02:15.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca