Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

P3K

I. LENA (COLLAPS)

A. Gejala Subyektif:
-Pusing
-Mual
-Mata berkunang-kunang
-Merasa lemas

B. Gejala Obyektif:

-Keluar keringat dingin
-Pucat
-Denyut nadi lemah

C. Penyebab karena peredaran darah ke otak berkurang,misalnya karena:

-Emosi hebat
-Rasa nyeri hebat
-Berada dalam ruangan tertutup/banyak orang tanpa udara segar.
-Keadaan lemah setelah menderita sakit.
-Terlalu banyak mengeluarkan tenaga,keringat dan letih,apalagi kalau perut kosong.

D. Pertolongan:

-Tidurkan terlentang tanpa bantal
-Longgarkan pakaiannya.
-Usahakan agar penderita dapat menghirup udara segar (jangan dikerumuni).
-Beri selimut agar badannya menjadi hangat.
-Apabila penderita sudah menjadi lebih sadar dan dapat minum,berilah: kopi,anggur,tonikum,gula isi garam (oralit).
Ini akan banyak membantu.
-Berikanlah perangsang pada hidungnya dengan mencium: minyak angin,amoniak,bawang.
-Periksalah mulut kalau terkatup bantu di buka,selipkan tangkai sendok/kayu yang sudah dililit perban/kain agar
tidak merusak gigi.

Perhatiana!!

Jangan sekali-sekali memasukkan sesuatu ke dalam mulut penderita kalau belum sadar,agar tidak mengganggu jalan pernafasan,sebab itu bisa menimbulkan kematian.Kalau tirta cukup oleskan saja!!



Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

SHOCK (GUGAT)

Gugat terjadi karena banyaknya jumlah darah yang beredar di pembuluh-pembuluh darah sangat berkurang. Shock sebenarnya adalah lanjutan dari Lena dan oleh karena itu gejala permulaannya juga sama.

A. Gejala:

-Penderita merasa mual,lemas,mata berkunang-kunang.
-Penderita pucat dan dingin.
-Keringat dingin tampak pada dahi.
-Nadi cepat dan lemah denyutnya.
-Pernafasannya cepat dan dangkal
-Bila keadaan lebih lanjut penderita bisa pingsan.

B. Pertolongan:

Pertolongan hampir sama dengan lena. Kalau Shock itu terjadi karena pendarahan/luka maka: Hentikan pendarahan. Lalu hubungi Dokter/bawa ke Rumah Sakit.

PINGSAN

Pingsan terjadi karena fungsi kerja otak terganggu,sehingga penderita tidak sadarkan diri.

A. Sebab-sebanya:

-Kurangnya zat asam di dalam darah. Misalnya karena kelelap di dalam air.
-Kerusakan pada otak,karena tubrukan pada kepala,pendarahan otak,gegar otak.
-Keracunan pada makanan atau gas.
-Terlampau kepanasan atau kedinginan.
-Kehilangan banyak darah.
-Penyakit-penyakit: ginjal,kencing manis,ayan.

B. Gejala-gejala:

-Penderita tidak menyahut bila ditanyai,atau tidak mengadakan reaksi ketika dicubit.
-Biasanya penderita terbaring dengan tidak bergerak (terkadang juga gelisah).

C. Pertolongan:

-Penderita dibaringkan pada tempat yang teduh dan perlu mendapat udara yang segar.
-Bila mukanya merah,kepalanya ditinggikan. Dan bila pucat,dibaringkan tampa bantal.
-Kepalanya dimiringkan,supaya bila penderita muntah gampang keluarnya.
-Kalau ada makanan atau gigi palsu di dalam mulut cepat keluarkan.
-Pakaian yang mengekang dilonggarkan (sepatu dasi dibuka).
-Penderita diselimuti agar tidak kedinginan.
-Jangan berikan makanan atau minuman kepada orang pingsan.
-Cepat bawa ke Rumah Sakit atau Dokter.

PINGSAN KEJANG ( STUIP )

Hal ini terjadi pada anak-anak karena panas yang tinggi,terutama di kepala dan tidak merata.

A. Gejala-gejalanya

-Gigi atas dan bawahnya bergeseran.
-Ujung mulut tertarik-tarik ke arah pipi (mengsong/bengor).
-Mata terbalik (berputar ke atas).
-Kejang gerak.
-Warna muka membiru.
-Suhu tinggi.
-Setelah kejang-kejang kesadaran menurun.

B. Pertolongan:

-Agar tidak tergigit,letakkan benda dari samping mulutnya,di antara rahangnya.
-Lepaskan pakaian yang mengekang. -Turunkan suhu dengan kompres Es (mentimun,pepaya,atau waluh yang diparut).
Atau bisa juga dengan membungkus tubuh anak dengan kain lembab/dingin. -Beri perangsang pada hidung dengan amoniak (bawang atau alkohol). -Tekan sedikit ulu hatinya. -dapat digoyang-goyangkan selaku pernafasan buatan. -Cepat bawa Kerumah Sakit atau Dokter.

Catatan: Secara tradisional untuk meratakan panas dan melemaskan otot-otot,sering diurap seluruh tubuhnya dengan: minyak kelapa bercampur daun kelor,garam dan terasi sedikit sebagai jatu (terasi sering dihilangkan karena berbau).Kompres dan jangan sekali-kali memasukan apa-apa kedalam mulutnya,termasuk Tirta ini tidak boleh karena berbahaya! Cukup dioleskan saja!

AYAN ( EPILEPSI )

Ayan adalah suatu penyakit pada otak,yang sering sekali mulai sejak kecil.

A. Gejala-gejalanya:

-Si sakit terjatuh tidak sadar di mana saja dan diam sebentar.
-Giginya gemeretak,mulutnya berbusa,dan lidahn ya dapat tergigit.
-Segala otot tubuhnya kejang-kejang.
-Kejang otot-otot pernafasan menyebabkan pernafasan terganggu hingga mukanya pucat.
-Setelah beberapa lama kejang-kejang berangsur-angsur berkurang dan diakhiri dengan tidur nyenyak.
-Penderita terjaga dari tidurnya tidak ingat dengan apa yang telah terjadi.

B. Pertolongan

-Pindahkan penderita ke tempat yang aman dan baringkan sedapat-dapatnya di atas kasur.
-Pakaian yang menekan dikendorkan.
-Miringkan kepala ke samping.
-Masukkan gulungan kain/pensil digulung dengan sapu tangan diantara gigi atas dan gigi bawah agar lidah tidak tergigit.
-Tendangan serta pukulan-pukulan lengan/kaki jangan ditahan secara paksa.
-Biarkan penderita tidur setelah kejang-kejang.
-Bawa ke Rumah Sakit/Dokter.
-Setelah sadar boleh diberi minuman penghangat.

IV. MATI SURI

mati suri adalah suatu keadaan pingsan yang mana pernafasan dari peredaran darah sudah menjadi tidak mencukupi lagi. Mati suri adalah keadaan gawat yang letaknya antara pingsan dan mati. Pernafasan penderita tidak tampak dan denyut nadinya tidak terasa. Biji mata melebar dan tidak menyempit dengan penyinaran,mukanya berwarna pucat kebiru-biruan.

A. Sebab-sebabnya:

-Karena tidak dapat bernafas (paru-paru tidak mendapat zat asam) akibat tenggelam,tertimbun tanah,tercekik,tergantung
dan sebagainya.
-Menghirup gas yang beracun.
-Terkena aliran listrik/petir.

B. Pertolongan:

-Dibaringkan tertelungkup.
-Longgarkan pakaian yang mengekang agar pernafasannya tidak terganggu.
-Hilangkan segala barang yang dapat menyumbat pernafasan.
-mulai segera dengan nafas buatan.
-Suruh seseorang untuk menghubungi Dokter terdekat.

C. Tanda-tanda mati:

-Lebab mayat mulai timbul 2 jam setelah dia mati dan setelah 8 jam tanda-tandanya menjadi lengkap,jelas
di seluruh tubuh.
-Kaku mayat mulai timbul di rahangnya kira-kira 2 jam setelah meninggal.

PERHATIAN!!

Bila gejala-gejala itu belum tampak/timbul,teruskan mengadakan pernafasan buatan.

D. Macam-macam Pernafasan buatan:

-Cara Silvester.
-Cara Howard
-Cara Schafer
-Cara Holger Nielson
-Cara dari mulut ke mulut
Cara yang paling umum digunakan ialah: Cara Holger Nielson dan cara dari mulut ke mulut.

CARA HOLGER NIELSON (pelaksanaannya ada 3 tahapan):

A. Bagian Persiapan:
-Bersihkan hidung / mulut dan kerongkongan.
-Penderita ditelungkupkan,kedua tangan disalamkan dan di letakkan di bawah dahi sebagai bantal.
-Kedua telapak tangan penolong letakkan pada punggung penderita ( di atas tulang belikat ) kanan kiri.
-Sambil berlutut ( salah satu lutut letakkan 15 cm dari telinga penderita ),lutut kiri lurus dengan telinga kanan penderita atau sebaliknya.
-Sedangkan kaki yang lain letakkan 5 cm dari siku penderita.

B. Bagian Pelaksanaan:

-Tekankan kedua punggung penderita dengan kedua telapak tangan kita sambil menghitung: satu-dua-tiga (dua detik ).
-Pada hitungan yang keempat tekanan dilepaskan dan lengan kita geser ke atas lengan penderita.
-Tariklah kejurusan perut penolong,sehingga rongga dada penderita mengembang ( tarik nafas ),lima-enam-tujuh ( dua detik ).
-Pada hitungan kedelapan tangan kembali bergeser ke arah punggung ( tulang belikat ) penderita dan seterusnya.

C. Bagian Lanjutan:

-Jika ada harapan hidup akan terlihat tanda-tanda merah pada mukanya dan mulai bernafas prlahan-lahan.
-Jika perlu pernafasan buatan terus dikerjakan.

Catatan!!!

-Gerakan ini lakukan sampai ada tanda-tanda sadar atau meninggal.
-Kalau sampai 2-3 jam dilakukan belum ada tanda-tanda hidup baru dihentikan.
-Jika ada tulang iga yang patah,hanya dikerjakan tarikan lengan ke arah penolong.
-Jika tulang lengan yang patah,cukup dikerjakan dengan menggerakan bahu penderita naik turun 12 kali dalam 1 menit.

PERNAFASAN DARI MULUT KE MULUT

A. Untuk Bayi:

-Kepala penderita ditengadahkan dan tangan penolong satu tangan di kening satu tangan lagi di tengkuk.

-Hembuskan udara dengan pelan-pelan ke dalam paru-paru:

1. Melalui mulut/hidung.
2. Berhenti menghembuskan setelah dada mengembung.
3. Pegang kepala tetap menengadah supaya jalan udara tetap terbuka.
-Jangan lupa membuka mulut kita sebagai penolong pada waktu menghembuskan udara.
-kalau ada benda yang menutup jalan nafas,bersihkan terlebih dahulu.
-Boleh memiringkan kepala penderita ke kiri atau ke kanan.
-Pernafasan dibuat kurang lebih 20 kali dalam 1 menit.
-10 kali yang pertama secepat mungkin.

B.Untuk Orang Dewasa:

-Kepala penderita ditengadahkan dan tangan penolong satu tangan di kening dan satu tangan lagi di tengkuk.
-Buka mulutmu dengan lebar-lebar jangan sampai ada udara yang bocor, yaitu dengan menutup hidung penderita dengan pipimu.
-Hembuskan udara keparu-paru penderitasampai dadanya mengembung.
-10 kali pernafasan yang pertama lakukan dengan secepat mungkin.

Selain pernafasan dari mulut juga dapat dilakukan melalui hidung,caranya:

-Tengadahkan kepala penderita dan tangan penolong satu dikening dan satu lagi menahan dagu di atas.
-Tutup mulut penderita dengan jarimu.
-Buka mulutmu leber-lebar di atas hidung penderita.
-Hembuskan udara ke dalam paru-paru penderita melalui hidung sampai dadanya mengembung.
-Lantas buka mulut penderita dengan jarimu. Jadi penderita tetap bisa bernafas ke luar melalui mulut/hidung.
-Pernafasan dilakukan 12-15 kali dalam satu menit.
-Segera panggil petugas kesehatan/pihak Rumah sakit untuk memberi pertolongan secepat mungkin. Makin cepat makin bagus.

PENDARAHAN

1. Macamnya:
A. Dilihat dari sudut keluarnya darah:
-Pendarahan dalam
-Pendarahan luar

B. Dilihat dari sudut macamnya pembuluh darah yang putus:

-Pendarahan pembuluh nadi (arteri)
-Pendarahan pembuluh balik (vena)
-Pendarahan pembuluh rambut (capiler

2. Tanda-tanda pendarahan:

A. Pendarahan pembuluh nadi:
-Darahnya keluar memancar menurut gerakan denyut jantung.
-Darahnya berwarna merah muda karena mengandung zat asam ( O2 )

B. Pendarahan pembuluh balik:

-Darah keluar tidak memancar,hanya mengalir.
-darahnya berwarna merah tua,karena mengandung zat asam arang ( CO2 )

C. Pendarahan pembuluh rambut:

-Darah keluar sedikit sebagai titik embun.
-Tidak berbahaya,karena pembuluh darah sangat kecil.

3. Pertolongan:
menghentikan pendarahan dengan bermacam-macam cara:

A. Setiap pertolongan pendarahan,si penderita didudukkan atau dibaringkan dan lukanya posisinya ditinggikan (artinya lebih tinggi dari jantungnya). Ambil sepotong kain kasa steril dilipat-lipat taruh pada luka lalu diperban.
B. Kalau belum berhasil adakan tekanan pada pembuluh nadi antara luka dan jantung dimana pembuluh darah itu melintas,misalnya:
-Pendarahan di kepala,tekan pada leher.
-Pendarahan di lengan atas,tekan di ketiak.
-Pendarahan di lengan bawah,tekan di lengan atas.
-Pendarahan pada kaki paha,tekan pada lipatan paha.
-Pendarahan pada kaki bawah,tekan di belahan lutut.

Kalau tindakan tersebut di atas belum juga berhasil,pasanglah penasat darah ( tourniquet )

-Pemasangan tourniquet antara luka dan jantung.
-Penasat dapat dibuka sama sekali oleh seorang ahli.
-Harus dicatat jam berapa penasat itu dipasang.
-Setiap 20 menit penasat itu harus dikendurkan guna memberikan makanan jaringan di bawahnya. (kalau tidak
dibuka dapat menjadikan jaringan itu mati)


Diperbaharui: 09 December 2017 16:07:58.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca