Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Pelajaran PKN Untuk Kelas III Sekolah Dasar (SD)

Diambil dari Buku Pendidikan Kewarganegaraan:Menjadi Warga Negara yang Baik untuk kelas III SD/MI (BSE)

BAB I
MAKNA SUMPAH PEMUDA

A. Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa

Negara Indoensia disebut juga dengan istilah nusantara. Nusantara berasal dari kata "nusa" dan "antara". "Nusa" berarti pulau atau kepualauan sedangkan "antara" artinya antara. Nusantara diartikan sebagai satu kesatuan wilayah kepulauan diantara pulau-pulau.

Wilayah negara Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Indonesia adalah negara kepulauan. Indonesia memiliki lima pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Selain itu, masih banyak pulau kecil lainnya. Pulau-pulau tersebut ditempati oleh kurang lebih 220 juta penduduk. Negara Indonesia terkenal dengan keragamannya. Misalnya, suku bangsa, budaya, agama, bahasa daerah, dan adat istiadat.

Sebagian besar pulau di Indonesia ditempati oleh masyarakat asli daerah tersebut. Namun, ada juga warga pendatang dengan bermacam budayanya. Ada suku Batak, Suku Jawa, Suku Betawi, Suku Sunda, Suku Badui, Suku Bali, Suku Bugis, Suku Dayak, Suku Ambon, Suku Papua, dan masih banyak lagi.

Setiap suku bangsa menggunakan bahasa daerah yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, Suku Jawa menggunakan bahasa Jawa, suku Batak menggunakan bahasa Batak, Suku Sunda menggunakan Bahasa Sunda. Namun, jika mengadakan hubungan dengan suku yang lain, biasanya mereka menggunakan bahasa Indonesia. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia ditunjung tinggi oleh semua suku bangsa.

Bahasa Iondonesia telah disepakati sebagai bahasa persatuan dan pergaulan antar suku bangsa. Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai bahasa pengantar di kantor pemerintahan dan di lembaga pendidikan, termasuk juga di sekolah dasar. Satu nusa memiliki makna bahwa setiap orang harus merasa memiliki satu tanah air yang sama, yaitu tanah air Indonesia. Satu bangsa memiliki makna walaupun kita berasal dari suku yang berbeda, tetapi kita tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Adapun satu bangsa memiliki makna untuk mewujudkan persatuan bangsa. Kita harus menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu antar suku bangsa.

Negara Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Belada dan Jepang. Penyebab negara Indonesia dijajah karena tidak ada persatuan. Penjajah menyukai bangsa yang terpecah belah. Rakyat Indonesia banyak yang meninggal karena kekejaman penjajah. Penjajah membatasi semua kegiatan rakyat Indonesia.

Setiap kegiatan yang dilakukan harus seizin penjajah. Kekayaan alam yang dimiliki rakyat Indonesia diambil secara paksa oleh penjajah. Rakyat indonesia dipaksa bekerja untuk kepentingan penjajah dan tidak diberi upah. Ada sebagian rakyat Indonesia yang memberanikan diri melawan para penjajah. Namun, perlawanan rakyat masih bersifat kedaerahan. Bersifat kedaerahan, artinya hanya berjuang di daerahnya sendiri. Perjuangan juga untuk kepentingan daerahnya masing-masing. Hal ini menyebabkan belum bersatunya kekuatan rakyat untuk mengusir penjajah dari tanah air Indonesia.

B. Sumpah Pemuda

Pada 1908, rakyat Indonesia mulai memiliki kesadaraan untuk bersatu melawan penjajah. Para pemuda di berbagai wilayah di Indonesia mulai membentuk perkumpulan untuk menentang penjajah. Perkumpulan pemuda tersebut membawa nama daerah asalnya.

Beberapa perkumpulan pemuda atau sering disebut organisasi pemuda yang ada di daerah Nusantara, diantaranya sebagai berikut :

1. Jong Batak, yaitu (Perkumpulan para pemuda Batak)
2. Jong Java, yaitu (Perkumpulan para pemuda Jawa)
3. Jong Sumatranen Bond, yaitu (Perkumpulan para Pemuda Sumatra)
4. Jong Ambon, yaitu (Perkumpulan Para pemuda Ambon)
5. Jong Islamaten Bond, yaitu (Perkumpulan para pemuda Islam)
6. Jong Minahasa, yaitu (Perkumpulan para pemuda Minahasa)
7. Jong Celebes, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sulawesi)

Organisasi pemuda yang telah terbentuk masih bersifat kedaerahan. Mereka berjuang untuk daerah asalnya saja sehingga sulit sekali menciptakan rasa persatuan.

Pada 30 April-2 Mei 1926, para pemuda yang ingin mewujudkan persatuan nasional, mengadakan Konres Pemuda I di Jakarta. Tujuan kongres ini adalah menamkan semangat kerja sama antar perkumpulan pemuda di Indonesia. Kongres Pemuda I menjadi dasar bagi persatuan Indonesia. Namun, Kongres Pemuda I belum berhasil mempersatukan kegiatan pemuda dalam satu wadah. Kongres Pemuda I menghasilkan gagasan persatuan dalam perjuangan untuk Indonesia merdeka.

Pada 28 Oktober 1928 dilaksanakan Kongres Pemuda II di Jakarta. Kongres Pemuda II berhasil merumuskan suatu ikrar. Ikrar tersebut dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda. Isi Sumpah Pemuda, diantaranya sebagai berikut.

SUMPAH PEMUDA

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe
Bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia
Kami poetra dan poteri Indonesia mengakoe
Berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia
Kami poetra dan poetri Indonesia
Mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Pada saat Kongres Pemuda II, lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman untuk kali pertama diperdengarkan. Pada saat itu juga, bendera Merah Putih ditetapkan sebagai bendera Kebangsaan Indonesia. Dengan Sumpah Pemuda, perjuangan rakyat Indonesia tidak lagi bersifat kedaerahan, tetapi sudah bersatu untuk melawan para penjajahan sehingga dalam waktu singkat, bangsa Indonesia berhasil mengusir penjajah. Puncaknya pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaannya.

C. Pengalaman Nilai-Nilai Sumpah Pemuda

Bagaimana mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari-hari? Banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda. Misalnya, kami bangga menjadi anak Indonesia.

Contoh pengamalam Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari diantaranya sebagai berikut :

1. Giat belajar untuk meraik cita-cita
2. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah
3. Menghargai keragaman Suku, Adat, Budaya, dan Agama

BAB II
ATURAN DI MASYARAKAT

A. Mengenal Aturan

Aturan adalah ketentuan yang dibuat mengikat kelompok masyarakat. Secara sederhana aturan memuat dua hal. Pertama, mengandul hal yang harus dan hal yang tidak boleh dilakukan. Kedua, mengandung sanksi atau hukuman.

B. Aturan di Lingkungan Masyarakat

Di masyarakat perlu dibuat peraturan. Peraturan dibuat untuk menciptakan ketertiban dan ketentraman dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat berbagai jenis aturan yang ada di lingkungan masyarakat. Aturan tersebut, diantaranya berupa aturan tertulis dan aturan tidak tertulis.

1. Aturan Tertulis

Aturan tertulis berupa ketentuan tertulis yang telah disepakati bersama untuk dilaksanakan. Aturan bersifat mengikat bagi suatu masyarakat. Aturan tertulis biasnaya ditempel di tempat-tempat umum yang mudah dilihat oleh seluruh anggota masyarakat. Selain itu aturan tertulis juga tercantum dalam suatu kitab atau buku. Contohnya, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) untuk mengadili orang yang melakukan kesejahteraan.

Bagi yang melanggar aturan tertulis akan diberikan sanksi yang tegas. Sanksi dapat berupa teguran, hukuman, kurungan, atau denda yang diperoses oleh pengadilan. Pengadilan adalah tempat untuk memutuskan seseorang bersalah atau tidak.

2. Aturan Tidak Tertulis

Aturan tidak tertulis berupa ketentuan yang telah disepakati bersama untuk dilaksanakan. Aturan tidak tertulis merupakan bersifat kebiasaan yang berlaku di lingkungan suatu masyarakat. Bagi yang melanggar aturan tidak tertulis akan mendapat sanksi juga. Sanksinya bisa ditentukan oleh masyarakat. Contohnya, aturan untuk selalu menjaga keberhasilan lingkungan dan melakukan kegiatan siskamling (ronda malam) secara bergantian.

C. Aturan di Lingkungan Sekolah

Setiap siswa harus mematuhi aturan yang ada di sekolah. Berpakaian seragam dengan rapi dan sopan merupakan salah satu aturan yang terdapat di sekolah. Aturan dibuat untuk menciptakan ketertiban. Jika tidak ada aturan, akan terjadi kekacauan. Misalnya, banyak siswa yang datang terlambat ke sekolah.

D. Melaksanakan Aturan di Masyarakat

Melaksanakan aturan yang telah ditetapkan merupakan kewajiban semua warga. Aturan diberlakukan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga. Hendaknya semua warga melaksanakan aturan dengan suka rela.

E. Melaksanakan Aturan di Sekolah

Aturan yang ada di sekolah ditetapkan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Setiap siswa harus melaksanakan aturan yang berlaku di sekolah.

BAB 3
PENTINGNYA HARGA DIRI

A. Pengertian Harga Diri

Harga diri dapat diartikan kehormatan diri. Harga diri merupakan pendapat seseorang mengenai dirinya sendiri, seperti yang dipikirkan dan dirasakan tentang dirinya sendiri. Jika kamu berpikiran kamu satu-satunya yang memiliki banyak kekurangan, kamu akan merasa harga dirimu rendah. Sebaliknya, jika kamu menyadari bahwa kelebihan yang ada di dalam dirimu, kamu akan merasa harga dirimu tinggi.

Manusia sering disebut sebagai makhluk sosial. Makhluk sosial, artinya manusia membutuhkan orang lain. Setiap orang memiliki perasaan ingin dihormati menyebabkan seseorang berpikir bahwa harga diri itu penting. Setip orang tidak suka harga dirinya merendahkan.

Dengan kemampuan yang kamu miliki, kamu dapat meraih prestasi dan keberhasilan dalam hidup sehingga orang lain akan lebih menghargaimu. Selain kemampuan yang kamu miliki, harga diri juga ditentukan oleh sikap dan tingkah lakumu dalam hal-hal berikut :

1. Berbicara

Seorang yang berbicara ramah dan sopan akan lebih disenangi. Sebaliknya, orang yang berbicara kasar tidak akan disukai. Cara berbicara seseorang juga sangat menentukan tingkat harga dirinya.

2. Berpakaian

Cara berpakaian dapat memengaruhi penilaian orang terhadap diri kita. Seseorang berpakaian rapi, bersih, dan sopan lebih dihormati daripada orang yang berpakaian kotor atau kumal. Cara berpakaian seseorang pun dapat meningkatkan atau mengurangi harga diri.

3. Berpenampilan

Jika ingin dihormati, kita harus belajar menghormati diri sendiri dan orang lain.

B. Bentuk Harga Diri

Mengingat begitu pentingnya harga diri, bagi setiap orang. Ada beberapa bentuk harga diri dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu :

1. Menghargai Diri Sendiri

Jika ingin dihormati orang lain, terlebih dahulu kita harus belajar menghargai diri sendiri. Kemampuan menghargai diri sendiri dapat menentukan tingkat harga diri. Orang yang mampu menghargai dirinya akan mampu menghargai orang lain.

2. Menghargai Orang Lain

Setelah kamu menghargai diri sendiri, kamu harus mampu menghargai orang lain. Jika kami pandai menghargai diri sendiri, tetapi tidak mau menghargai orang lain orang lainpun tidak akan menghargaimu. Bagaimana caramu menghargai orang lain? Salah satunya dengan mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain.

C. Harga Diri Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Harga diri seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri dan lingkungannya. Dalam kahidupan sehari-hari, orang yang malas biasanya tidak dihargai orang lain. Adapun orang yang rajin akan dihargai oleh orang lain. Bagaimana caramu menjaga harga diri? Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan harga dirimu. Misalnya, berpendirian teguh, bertanggung jawab, dan membantu dengan tulus.

1. Memiliki Pendirian yang Teguh

Pendirian dapat diartikan sebagai sikap berpegang teguh pada diri sendiri. Sikap adalah perilaku seseorang yang berdasarkan keinginan diri sendiri dan tidak terpengaruh orang lain. Setiap orang harus memiliki pendirian. Orang memiliki pendirian lebih dihargai daripada orang yang tidak memiliki pendirian.

Orang yang memiliki pendirian mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk. Ia tidak akan mudah terpengaruh oleh orang lain. Dia akan selalu mempertahankan pendapat yang benar. Orang yang berpindirian biasanya memiliki sikap sebai berikut.

a. Berani mengitkan sikap teman yang salah.
b. Mau menerima dan mendengarkan pendapat dari orang lain.
c. Menghormati persaan orang lain.
2. Bertangung Jawab

Tanggung jawab berarti sesuatu yang wajib dilakukan. Orang yang bertanggung jawab selalu melaksanakan tugas dan kewajibannya. Orang yang bertanggung jawab akan dihormati oleh orang lain.

3. Selalu Berkat Jujur

Jujur berarti tidak pernah berkata bohong. Orang yang jujur memiliki banyak teman. Orang jujur akan dihargai oleh orang lain. Semua orang akan menyayangi orang yang jujur.

BAB 4
BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA

A. Ciri Khas Bangsa Indonesia

1. Hidup Bersama dalam Perbedaan

Bangsa Indonesia memiliki keragaman budaya, suku bangsa, dan kekayaan alam. Keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia tidak menimbulkan perselisihan. Bahkan, perbedaan tersebut, menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia memiliki semboyan yang dikenal dengan “Bhineka Tunggal Ika”. Istilah Bhineka Tunggal Ika berasal dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Bhineka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda, tetapi tetap satu tujuan. Bhineka Tunggal Ika merupakan pemersatu keragaman bangsa Indonesia.

2. Kekayaan Alam

Indonesia memiliki kekayaan yang indah dari Tuhan. Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Kekayaan alam Indonesia juga tersebar di daratan dan di lautan. Kekayaan tersebut terdiri atas kekayaan hutandan kekayaan laut.

3. Keramah Tamahan

Sikap ramah tamah merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Sikap tersebut harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

B. Bangga Menjadi Anak Indonesia

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia. Misalnya, dengan cara menggunakan barang buatan dalam negeri dan berusaha meraih cita-cita untuk memajukan bangsa Indonesia.

1. Menggunakan Barang Buatan Dalam Negeri

Sebagai anak Indonesia, kita harus bangga menggunakan barang buatan orang Indonesia. Barang-barang buatan Indonesia sangat menarik, terutama kerajinan tangan. Kerajinan tangan Indonesia sudah banyak diekspor ke luar negeri.

2. Berusaha Meraih Cita-Cita


Diperbaharui: 18 September 2017 22:50:40.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca