Di Sini Cara Pembuatan Website

Promosikan Usaha Anda di sini cuma Rp 250.000 / tahun!

Tanggap Terhadap Bencana Tsunami

Dipetik dari buku Mengenal Bencana oleh Tim Pusat Study Bencana

Tanggap Terhadap Bahaya Tsunami

Tragedi Alam di Aceh yang lebih dikenal dengan tsunami Aceh dan tragedi tsunami di Jepang,mengisyaratkan kepada kita bahwa kekuatan alam itu sangat dasyat. Siapapun tak mampu untuk membendungnya. Negara majupun seperti Jepang belum mampu mengantisipasi bahaya tsunami. Itu dibuktikan dengan jatuhnya banyak korban jiwa dan harta benda. Walaupun demikian ada baiknya kita perlu tahu lebih banyak lagi informasi tentang tsunami ,sehingga kita bisa tanggap dan bisa mengantisipasi lebih dini bila terjadi tsunami.

Apakah penyebab tsunami? Tsunami biasanya disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi dilaut. Atau akibat letusan gunung api bawah laut (seperti gunung Kerakatau). Apabila terjadi patahan lempeng bumi di bawah laut,dan gunung meletus di bawah laut,maka timbullah gempa yang besar sehingga berpotensi tsunami. Kenapa bisa demikian? Karena patahan lempeng bumi tersebut menimbulkan ruang kosong yang besar . Air laut akan tersedot secara besar-besaran kedalam ruang kosong itu lalu melontarkannya kembali arus itu ke permukaan dengan kecepatan tinggi. Arus inilah yang menciptakan ombak yang sangat besar yang disebut tsunami. Ombak ini mampu menyapu daratan dalam waktu sekejap. Ngeri bukan?

Baiklah,agar kita lebih waspada,di bawah ini akan dikemukakan tanda-tanda akan terjadinya tsunami,seperti berikut:

a. Air laut surut secara tiba-tiba (dengan cepat) sehingga banyak ikan yang tertinggal di pantai. Janganlah coba-coba untuk mengambilnya! Cepat jauhi tempat tersebut ketempat yang tinggi dan aman!
b. Permukaan laut tenang sekali. Tidak ada gelombang seperti biasanya.
c. Hewan-hewan gelisah. Gerombolan burung beterbangan menjauhi pantai.
d.Tercium bau garam atau belerang yang sangat menusuk. Baunya seperti telur busuk.

Langkah-langkah yang harus diambil jika terlihat tanda-tanda tsunami adalah sebagai berikut:

a. Jauhi daerah pantai.

b. Naiklah ketempat yang lebih tinggi seperti: bukit,gunung atau gedung tinggi yang kokoh.

Gelombang besar dapat datang 2 sampai 3 kali. jangan turun sebelum betul-betul aman.

c. Jauhi daerah sungai. Karena gelombang tsunami dapat naik melalui sungai.

d. Bawa bekal makanan dan obat-obatan untuk mengungsi.

c. Saling bantu untuk menolong orang yang terluka.

d. Dengarkan informasi yang benar dari radio. Jangan terpengaruh berita bohong.

e. Setelah tsunami reda,pakailah alas kaki agar tidak menginjak tumpukan sampah dan benda-benda berbahaya.

Semoga tulisan ini ada manfaatnya!
Diperbaharui: 03 December 2017 14:12:37.

loading...

loading...
Di Bawah ini cara Berburu Uang Bitcoin


Bisnis Siap Madan
bisnis Bisnis siap madan yang menguntungkan,modal relatif sedikit tapi menjanjikan untung yang besar...baca.
Ritual Nyeleneh Untuk Menangkal Wabah
ritual Sekelompok orang,lelaki dewasa bergerombol berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa...baca.
Puisi Berbahasa Indonesia
puisi Kumpulan puisi karya dari Eka Senaya yang merupakan kisah perjalanan dan cerminan hidup...Baca Puisi.
Puisi Berbahasa Bali
Kumpulan puisi Berbahasa Bali karya dari Eka Senaya tentang lingkungan Bali, kritik sosial,perjalanan hidup...Baca Puisi.
Karya Sketsa
sketsa Kumpulan karya sketsa dari Eka Senaya tentang kehidupan,alam dan Budaya Bali...Lihat.
Kalender

INPORMASI PENTING

loading...

Di Bawah Ini Cara Menghasilkan Bitcoin di Internet!

Ilmu Agama Hindu

- Doa Sehari-hari
- Memulai beraktivitas 1
- Memulai beraktivitas 2
- Di tempat tertentu
- Gagelaran Balian
- Kakambuh Rare
- Pamegat Sot
- Mantra bebantenan
- Mantra Pemangku
- Sejarah Pr Besakih
- Kahyangan Jagat
- Pura Padharman
- Pura Dadya di Besakih
- pengertian Kamulan
- Fungsi s.kamulan
- Jenis2 s. kamulan
- Cara Mendirikan kamulan
- Nuntun Dewa Pitara
- Piodalan di s.kamulan
- Soroh Sesayut/Tebasan
- Banten Pamelaspas
- Banten Kasanga
- Banten Galungan
- Banten Saraswati
- Banten Pawintenan
- Banten Pacaruan
- Mantra bebantenan
+ Materi Kelas II
+ Materi Kelas III
+ Materi Kelas IV
+ Materi Kelas V
+ Materi Kelas VI
- Sikap Sembahyang Hindu
- Kodefikasi Weda
- Serba-serbi Padewasan
- Tentang Rerainan Bali
- Tata cara Pengabenan
- Jenis2 Perkawinan Bali
- Upacara Potong gigi
- Dharmagita

Primbon Bali
- Menurut Pranatamongso
- Menurut zodiak
- Menurut shio
- Menurut Wuku
- Menurut Lintang
- Tentang Carcan soca

Info Kesehatan
- Jenis-jenis Narkoba
- Ciri-ciri Pecandu
- Cara Cegah Narkoba
- :: P 3 k ::
- Khasiat Tanaman Obat
- Berat,kebutuhan Kalori
- Kalender Masa Subur
- Bahaya Sakit Perut
- Awas Bahaya Plastik

Yuk Sastra
- Chairil Anwar
- Sanusi Pane
- Amir Hamzah
- Kiat Menulis Cerpen
- Contoh Puisi Anak sd
- Contoh Pidato Perpisahan

Ilmu Pertanian
- Cara Stek
- Cara Merunduk
- Cara Okulasi
- Cara Menyambung
- Cara Mencangkok
- Cepat Tumbuh Akar
- Kegagalan Mencangkok
- Insektisida/Pupuk Organik

Pengetahuan Umum
- Apakah Mamalia itu?
- Tentang Burung
- Tentang Reptilia
- Tentang Amfibi
- Tentang Ikan
- Tentang Serangga
- Berkaki Delapan
- Hewan Bercangkang
- Moluska dan Cacing
- Ibukota Negara2 Asia
- Ibukota Negara2 Afrika
- Ibukota Negara2 Eropa
- Ibukota di Amerika & Oceania
- Air Terjun Tertinggi
- Danau Terbesar di Dunia
- Laut Terluas Di Dunia
- Sungai Jembatan
- Gunung Tertinggi di Dunia
- Gurun Terluas di Dunia
- Tanggap G.Meletus
- Tanggap Gempa
- Tanggap Tsunami
- Sejarah G.P.Indonesia
- Lambang G. Pramuka
- Organisasi Gudep
- Pramuka Siaga
- Pramuka Penggalang
- Pramuka Penegak
- Pramuka Pandega
- SAKA
- Tahukah Kamu
- Matauang di Dunia
- Nama-nama Penemu
- Induk Organisasi Olahraga
- Terpanas Di Bumi
- Rumus Kadar Emas
- Peringatan hari penting
- Seri nomor Kendaraan
- Gunung2 di Indonesia
- Laut dan Selat di Indonesia
- Sungai Besar di Indonesia
- Danau2 di Indonesia
- Kenapa Terjadi Petir?
- Serba-serbi Manusia
- Kamus Sain SD

Lain-lain
- Silabus
- Rpp
- Administrasi Guru
- Permainan
- Karawitan/Gambelan
- Bali Tempoe doeloe
- Genjek Perpisahan
+ Indik Aksara
+ Indik Kruna
+ Indik Lengkara
+ Indik Paribasa Bali
+ Indik Pangater
+ Indik Seselan
+ Indik Pangiring
+ Indik Anusuara
- Anting Gunung

Ruang Pembaca